Example 300250
DaerahMamuju

Sikat Habis Kendala Lapangan, BPBD Sulbar Bongkar Rapor Kerja Triwulan II, Ada Apa?

×

Sikat Habis Kendala Lapangan, BPBD Sulbar Bongkar Rapor Kerja Triwulan II, Ada Apa?

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Sebagai garda terdepan dalam keselamatan warga dari ancaman bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat tidak ingin kecolongan. Bertempat di Ruang Rapat Pusdalops BPBD Sulbar, instansi ini mendadak menggelar rapat internal maraton pada Rabu (17/6/2026).

​Rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, ini mengupas tuntas rapor kinerja dan capaian program sepanjang April hingga Juni (Triwulan II) 2026.

​Bukan sekadar kumpul rutin, evaluasi kali ini menjadi momen “bersih-bersih” masalah guna menyusun strategi tempur yang lebih responsif di semester kedua tahun ini.

Bongkar Kendala demi Respons Cepat Tanggap

​Sulawesi Barat merupakan daerah yang memiliki karakteristik geografis yang menantang. Oleh karena itu, efektivitas program penanggulangan bencana tidak boleh meleset sedikit pun.

​Dalam rapat tersebut, seluruh kepala bidang, sekretaris, hingga pejabat fungsional diminta memaparkan secara blak-blakan mengenai tiga poin utama:

  • Realisasi Anggaran: Memastikan setiap rupiah uang negara digunakan secara akuntabel untuk mitigasi bencana.
  • Identifikasi Kendala: Memetakan hambatan teknis maupun operasional yang sempat terjadi di lapangan selama triwulan kedua.
  • Percepatan Program: Menyusun langkah taktis agar penanganan pascabencana maupun prabencana jauh lebih cepat dari sebelumnya.

Tegak Lurus dengan Instruksi Gubernur

​Langkah tegas BPBD Sulbar dalam mengevaluasi diri ini berjalan selaras dengan arah kebijakan Pemerintah Provinsi di bawah nakhoda Gubernur Suhardi Duka. Gubernur terus menuntut tata kelola pemerintahan yang tidak hanya efektif, tetapi juga sangat responsif terhadap kebutuhan masyarakat luas.

​Kalaksa BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, memberikan alarm keras kepada seluruh jajarannya bahwa hasil evaluasi ini akan langsung dijadikan rapor penentu kebijakan ke depan.

​“Evaluasi ini bertujuan menilai capaian pelaksanaan program, kegiatan, serta realisasi target kinerja BPBD Sulawesi Barat. Hasil evaluasi menjadi bahan perbaikan mutlak untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program ke depan,” tegas Yasir Fattah.

Sinergi Hadapi Semester Kedua

​Dengan dibongkarnya rapor kerja Triwulan II ini, Pusdalops BPBD Sulbar kini mengantongi peta strategi baru yang lebih matang.

​Memasuki semester kedua tahun 2026, BPBD Sulbar berkomitmen penuh untuk mengoptimalkan sistem peringatan dini, memperkuat logistik bantuan, dan meningkatkan kesiapsiagaan personel agar masyarakat Sulbar tetap merasa aman dan terlindungi dari ancaman bencana alam. (Rls)

Editor : Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *