Example 300250
DaerahMamuju

Sasar Pasokan Program Makan Gratis, Dinas Pangan Sulbar Uji Cepat Sayur dan Bawang di Polman-Mamasa!

×

Sasar Pasokan Program Makan Gratis, Dinas Pangan Sulbar Uji Cepat Sayur dan Bawang di Polman-Mamasa!

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Operasi senyap pengamanan isi piring masyarakat Sulawesi Barat terus meluas. Setelah sebelumnya menyasar beberapa kabupaten, kini giliran Kabupaten Polewali Mandar (Polman) dan Mamasa yang diobok-obok oleh Tim Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat.

​Maraton sejak 11 hingga 17 Juni 2026, petugas melakukan pengawasan ketat, investigasi, hingga penindakan mutu Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT). Lini yang disasar pun tidak main-main: mulai dari lapak pasar tradisional, rak-rak pasar modern, hingga dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

​Ada misi krusial apa di balik ketatnya pengujian pangan di dua kabupaten ini?

Amankan Bahan Baku Program “Makan Bergizi Gratis”

​Selain melindungi konsumen umum, operasi kali ini memiliki urgensi khusus yang sangat sensitif. Tim Pengawasan Keamanan Pangan, Daniel Appulembang, membeberkan bahwa pengawasan ini menjadi benteng utama dalam menyaring pasokan bahan makanan untuk anak sekolah.

​”Pengawasan juga dilakukan terhadap pangan yang akan digunakan oleh SPPG dalam mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak sekolah,” ungkap Daniel.

​Komoditas hortikultura yang saban hari dikonsumsi anak-anak dan masyarakat seperti sayuran, buah-buahan, cabai, bawang merah, hingga bawang putih diperiksa satu per satu untuk memastikan kelayakannya sebelum diolah.

Gunakan Smart Rapid Test untuk Lacak Racun Pestisida

​Untuk memastikan akurasi di lapangan, Dinas Pangan Sulbar tidak hanya mengandalkan pantauan mata telanjang. Petugas Pengambil Contoh (PPC) Dinas Pangan Sulbar, Ariadi, mengungkapkan bahwa mereka dipersenjatai dengan teknologi uji cepat.

  • Pemeriksaan Visual: Menilai kesegaran dan kebersihan fisik produk hortikultura di pasar.
  • Smart Rapid Test: Pengujian sampel secara kimiawi di tempat untuk mendeteksi dini residu pestisida berbahaya, khususnya golongan organofosfat.
  • Deteksi Cemaran: Memastikan bahan pangan bebas dari zat asing yang berpotensi memicu gangguan kesehatan fatal bagi konsumen.

Komitmen Panca Daya Lindungi Kualitas Hidup Warga

​Langkah intensif ini merupakan bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah komando Gubernur Suhardi Duka. Melalui program Panca Daya, pemenuhan pangan yang aman, sehat, dan bermutu diposisikan sebagai pilar penting untuk mendongkrak kualitas hidup dan kesehatan generasi masa depan Sulbar.

​Kepala Dinas Pangan Daerah Sulbar, Suyuti Marzuki, menegaskan bahwa garansi keamanan pangan adalah hal yang tidak bisa ditawar.

​”Kegiatan pengawasan ini penting dilakukan agar masyarakat mendapatkan jaminan pangan yang aman dikonsumsi. Ini bentuk perlindungan total pemerintah kepada masyarakat,” pungkas Suyuti.

​Melalui pengawasan yang konsisten ini, Dinas Pangan Sulbar berharap rantai pasok pangan di Polman dan Mamasa tetap bersih, sehat, sekaligus siap menyukseskan program gizi nasional secara aman dan berkelanjutan. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *