Senin , Oktober 26 2020
Home / Daerah / Selain Peningkatan Jalan Dan Pembangunan Plat Duicker, Satgas TMMD Juga Rehab Masjid

Selain Peningkatan Jalan Dan Pembangunan Plat Duicker, Satgas TMMD Juga Rehab Masjid

Mateng, 8enam.com.-Selain sasaran fisik dan non fisik yang menjadi program kegiatan TMMD ke 106 Kodim 1418 Mamuju tahun 2019, rehab Masjid juga masuk dalam sasaran tambahan pada kegiatan TMMD ke 106 di Desa Sanjango Kecamatan Karossa Kabupaten Mamuju Tengah.

Dari pantauan laman ini saat kunjungan tim Wasev TMMD ke 106 beberapa waktu lalu, Masjid yang menjadi sasaran untuk direhab yakni Masjid Darul Iksan Dusun Piokedi Desa Sanjango Kecamatan Karossa.

Setelah beristirahat untuk makan siang, personil Satgas TMMD ke 106 dengan sigap mengerjakan rehab Masjid tersebut, ada yang mengecet atap Masjid, membuat rangka plapon dan ada juga yang membangun tempat wudu serta MCK.

Ahmad warga Dusun Muara 4 Desa Sanjango mengungkapkan rasa syukurnya dengan adanya program TMMD yang masuk ke Desa Sanjango.

Karena menurut Ahmad, TMMD sangat membantu warga yang selama ini sangat kesulitan terutama soal akses jalan. Namun dengan masuknya TMMD, akses jalan sudah mulai bagus.

“Alhamdulillah, dengan masuknya TMMD ke Desa Sanjango, masyarakat sangat terbantu. Sebelumnya masyarakat sangat kesulitan untuk membawa hasil bumi, tapi sekarang sudah tidak seperti dulu lagi,” kata Ahmad.

Selain itu kata Ahmad, TMMD juga tidak hanya fokus pada peningkatan jalan dan pembangunan plat duicker, TMMD juga membantu warga untuk merehab masjid dan membuat tempat wudhu serta MCK untuk Masjid.

Senada dengan itu, Jono salah seorang warga Desa Sanjango juga mengungkapkan kebanggaanya dengan kehadiran TMMD di desanya. Karena kehadiran TMMD di Desa Sanjango membawa dampak yang sangat positif bagi pembangunan khususnya di Desa Sanjango.

“Saya sangat berterimakasih dengan masuknya TMMD ke desa kami, karena kehadiran TMMD ini membawa dampak yang sangat positif bagi pembangunan khususnya di Desa Sanjango. Banyak hal yang bisa kita contoh, mulai dari kedisiplinan sampai dengan kerjasama serta semangat gotong royong yang saat ini mulai punah,” ungkapnya. (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *