Example 300250
DaerahMamujuPolitik & Pilkada

Saring Pendamping SDK, Demokrat Sulbar Wawancarai Tiga Bakal Calon Wakil Gubernur

×

Saring Pendamping SDK, Demokrat Sulbar Wawancarai Tiga Bakal Calon Wakil Gubernur

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Langkah politik menjelang pengisian kursi orang nomor dua di Bumi Manakarra mulai bergulir di internal partai pemenang. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulawesi Barat resmi menggelar tahapan wawancara terhadap tiga kandidat bakal calon Wakil Gubernur Sulbar, Selasa (02/06/2026).

​Proses penyaringan tersebut dipusatkan di Sekretariat DPD Partai Demokrat Sulbar, Jalan Husni Thamrin, Mamuju. Ketiga figur potensial yang mengikuti jalannya wawancara tersebut adalah:

  • Syamsul Samad
  • Hj. Fatmawati Salim
  • Gusrinaldy Husain

Mekanisme Penjaringan secara Hybrid

​Proses pendalaman visi dan misi ini dikawal langsung oleh lima panelis tim penjaringan internal yang dibentuk partai. Demi efektivitas, jalannya wawancara dilakukan secara hybrid (gabungan tatap muka dan daring).

​Sekretaris DPD Partai Demokrat Sulbar Abd. Wahab Abdy bersama Ketua Bappilu Sukri memimpin jalannya wawancara secara langsung di sekretariat. Sementara tiga panelis lainnya, yakni Hj. St. Suraidah Suhardi (Wakil Ketua DPRD Sulbar), H. A. Achmad Sukri (Ketua DPC Demokrat Majene), dan H. Syamsuddin Hatta (Ketua DPRD Mamuju), mengikuti pendalaman materi secara virtual melalui aplikasi Zoom.

Hasil Segera Diteruskan ke DPP

​Sekretaris DPD Demokrat Sulbar, Abd. Wahab Abdy, menjelaskan bahwa rekam jejak dan hasil pendalaman dari ketiga figur tersebut akan dirumuskan secara objektif oleh tim sebelum dikirim ke Jakarta.

​“Proses penjaringan ini merupakan tahapan konstitusional partai untuk menentukan nama terbaik yang akan kami usulkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Hasil rumusan tim penjaringan ini segera kami sampaikan ke pusat untuk memperoleh persetujuan dan rekomendasi resmi calon Wakil Gubernur,” jelas Wahab Abdy.

SDK Serahkan Penuh pada Tim Penjaringan

​Dihubungi terpisah, Ketua DPD Partai Demokrat Sulbar yang juga Gubernur petahana, Suhardi Duka (SDK), menegaskan bahwa dirinya tidak melakukan intervensi dalam proses penyaringan nama bakal calon pendampingnya tersebut.

​SDK memilih mempercayakan seluruh proses penilaian administratif dan substantif kepada mekanisme tim yang telah ditunjuk resmi oleh organisasi partai.

​“Saya sudah menyerahkan sepenuhnya kepada tim penjaringan untuk melakukan pendalaman dan merumuskan hasil wawancara. Siapa pun yang direkomendasikan nanti, hasilnya akan diteruskan ke DPP untuk mendapatkan keputusan final,” tegas Suhardi Duka.

​Kini, publik dan internal kader Demokrat Sulbar tengah menanti draf final rumusan tim penjaringan, sebelum satu nama resmi dikunci oleh DPP Partai Demokrat untuk mengarungi sisa konstelasi kepemimpinan di Sulawesi Barat.

Editor: Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *