Example 300250
DaerahKesehatanMamuju

RS Bhayangkara Mamuju Mendadak Diserbu Ratusan Warga dan Anggota Dewan, Ada Apa?

×

RS Bhayangkara Mamuju Mendadak Diserbu Ratusan Warga dan Anggota Dewan, Ada Apa?

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Rumah Sakit Bhayangkara Tk. IV Mamuju mendadak menjadi pusat perhatian besar pada Selasa (23/6/2026). Ratusan warga dari berbagai kalangan bersama para petinggi daerah terlihat memadati area rumah sakit.

​Tak ketinggalan, Ketua Komisi IV DPRD Sulbar Abdul Rahim dan Anggota Komisi I M. Khalil Gibran, bersama unsur Forkopimda serta pimpinan OPD, terpantau hadir langsung di lokasi.

​Ketegangan fungsional ini ternyata merupakan bagian dari gerakan masif Bakti Kesehatan yang digelar oleh Polda Sulawesi Barat dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-80. Polda Sulbar sengaja mengguyur masyarakat dengan berbagai fasilitas medis darurat secara cuma-cuma alias gratis.

​Serbuan Layanan Gratis: Dari Sunat Massal hingga Jaminan Sosial Ojol

​Antusiasme warga meledak karena jenis pelayanan yang disediakan oleh tim medis dokkes Polri kali ini langsung menyasar kebutuhan dasar yang selama ini dinilai mahal oleh masyarakat kecil.

​Layanan kesehatan gratis berlapis yang diserbu warga meliputi:

  • Pemeriksaan Spesialis: Pengobatan umum, cek mata, hingga pembagian kacamata gratis di tempat.
  • Skrining Penyakit Menular: Pemeriksaan khusus bagi warga yang memiliki keluhan TBC.
  • Posko Kemanusiaan: Sunat massal bagi anak-anak dan bagi-bagi vitamin gratis.
  • Proteksi Hukum Transaksi: Penyerahan kartu jaminan kesehatan khusus bagi pekerja rentan dan para pengendara ojek online (ojol).

​Langkah sosial berskala besar ini dinilai selaras dengan komitmen ekstrem Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam mendekatkan akses pelayanan dasar dan jaminan kesehatan bermutu kepada masyarakat bawah tanpa pandang bulu.

​“Pelaksanaan bakti kesehatan ini menunjukkan kehadiran Polri tidak hanya dalam menjalankan tugas sebagai penegak hukum, tetapi juga berperan aktif dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,” puji Ketua Komisi IV DPRD Sulbar, Abdul Rahim, di sela-sela peninjauan lokasi.

​Anggota Dewan Minta Polri Pertahankan Aksi Sosial

​Melihat tingginya gelombang warga yang terbantu, Abdul Rahim mendesak agar sinergi kemanusiaan antara Polri, pemerintah daerah, dan instansi vertikal ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan belaka, melainkan harus dipertahankan secara berkala.

​“Kegiatan-kegiatan sosial dan kemanusiaan seperti bakti kesehatan diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, karena memberikan manfaat besar serta membantu meringankan beban masyarakat,” cetus Abdul Rahim.

​Melalui ketukan momentum HUT Bhayangkara ke-80 ini, aksi “serbuan” layanan medis di RS Bhayangkara berhasil mengirim pesan kuat bahwa kedekatan emosional antara aparat penegak hukum dan rakyat di bumi Malaqbi kini terikat jauh lebih kuat dan humanis. (Rls)

Editor : Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *