Selasa , Oktober 20 2020
Home / Daerah / Pilkada Majene Mulai Memanas, Baliho Ast-Aris Dirusak OTK

Pilkada Majene Mulai Memanas, Baliho Ast-Aris Dirusak OTK

Majene, 8enam.com.-Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Majene, Andi Sukri Tammalele-Arismunandar Kalma (AST-Aris) mulai memasang baliho diberbagai titik di wilayah Kecamatan Banggae dan Banggae Timur.

Namun atas hadirnya Baliho pasangan Ast-Aris Kalma ini, dirusak oleh oknum yang berperilaku tidak bertanggungjawab. Ditemukan terdapat beberapa baliho yang dirusak oleh orang tak dikenal.

Hal itu terbukti dengan salah satu Baliho Ast-Aris Kalma yang dipasang pada perempatan DPRD Majene, dirusak Orang Tidak Dikenal (OTK).

Terkait hal itu, Yaskur salah satu tim pemenangan Ast-Aris mengatakan, salah satu baliho yang dipasang di wilayah perkotaan pada Selasa malam (7/7/2020) malam, tiba-tiba dirusak OTK.

Ia mengaku baru mengetahui pengrusakan itu pada Rabu, (8/7/2020) pagi, ketika kembali melihat baliho Ast-Aris Kalma ternyata rusak.

“Saya kecewa dengan adanya pengrusakan baliho ini. Seharusnya jangan melakukan pengrusakan seperti ini. Oknumnya harus bertanggungjawab terhadap perbuatannya. Kalau diliat model pengrusakannya, patut diduga ada unsur kesengajaan,” kata Yaskur.

Terhadap peristiwa pengrusakan terhadap Baligho ini kata dia, tim Ast- Aris Kalma akan melakukan pengawasan agar tak lagi ada OTK melakukan pengrusakan.

Sementara ketua tim Keluarga AST-Aris, Anwar Lazim juga menyesalkan adanya OTK melakukan pengrusakan terhadap alat peraga itu.

“Persoalan pengrusakan Baliho ini, tak boleh dibiarkan karena ini juga menyangkut kebebasan berpendapat, yang harusnya dijamin dalam kontestasi pilkada di era demokrasi ini. Hal ini akan kita laporkan kepada pihak berwajib agar ditelusuri siapa OTK yang melakukan pengrusakan. Biasanya pengrusakan itu kalau bukan motif ekonomi, bisa saja motif politik. Kalau motif ekonomi biasanya kayu dan balihonya diambil untuk digunakan. Tapi yang kita liat, kayu nya masih utuh. Mudah-mudahan bukan motif politik lah, itu bisa mencederai pesta demokrasi kita,” ucap Anwar. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *