Example 300250
DaerahMamuju

Perkuat Konektivitas Udara, Wings Air Bakal Menginap di Mamuju Mulai 25 Oktober 2026

×

Perkuat Konektivitas Udara, Wings Air Bakal Menginap di Mamuju Mulai 25 Oktober 2026

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Kabar gembira bagi mobilitas masyarakat dan konektivitas udara di Sulawesi Barat. Mulai Minggu, 25 Oktober 2026 mendatang, maskapai penerbangan Wings Air resmi mengubah pola operasionalnya dengan menempatkan armada pesawat untuk bermalam (ron/stay) di Bandara Tampa Padang, Mamuju.

​Langkah strategis ini disambut hangat oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Sulbar. Penyesuaian skema penerbangan ini diproyeksikan bakal memperlancar keterhubungan penerbangan (flight connectivity) penumpang asal Sulbar yang hendak transit menuju berbagai kota besar di Indonesia melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar.

​Kepala Dinas Perhubungan Sulbar, Maddareski Salatin, menjelaskan bahwa dengan pola operasional baru ini, Wings Air akan melayani penerbangan pagi hari langsung dari Mamuju menuju Makassar.

​”Dengan adanya perubahan jadwal dan pesawat yang stay di Mamuju, penerbangan dari Mamuju bisa bertolak lebih awal pada pukul 07.30 WITA. Waktu kedatangan di Makassar menjadi sangat ideal, sehingga penumpang yang ingin melanjutkan penerbangan lanjutan (connecting flight) ke pulau lain tidak perlu lagi menunggu terlalu lama di Bandara Makassar,” ujar Maddareski, Jumat (23/10/2026).

​Keuntungan Pola Operasional Baru Wings Air Rute Mamuju–Makassar:

Penerbangan Pagi Utama: Berangkat dari Bandara Tampa Padang jam 07.30 WITA dan mendarat di Makassar sekitar jam 08.30 WITA.

​Frekuensi Harian Masif: Melayani rute secara rutin setiap hari dengan skema operasional 2 kali penerbangan dalam sehari.

​Konektivitas Maksimal: Waktu tiba pagi hari membuka lebih banyak opsi jadwal penerbangan lanjutan ke Jakarta, Surabaya, Bali, hingga wilayah Indonesia Timur.

​Fasilitas Tambahan: Penumpang mendapatkan fasilitas gratis bagasi kabin hingga batas maksimal 7 kilogram.

​Akselerasi layanan transportasi udara harian ini menjadi bagian penting dari komitmen Pemprov Sulbar dalam mendukung kelancaran aktivitas bisnis, dinas, pendidikan, hingga sektor pariwisata daerah.

Editor : Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *