Sabtu , Februari 29 2020
Home / Daerah / Pengusaha Asal Desa Babana Ini Siap Bertarung Di Pilkada Mateng, Siapa Pengusaha Itu?

Pengusaha Asal Desa Babana Ini Siap Bertarung Di Pilkada Mateng, Siapa Pengusaha Itu?

Foto : ilustrasi/net

Mateng, 8enam.com.-Pilkada Mamuju Tengah tahun 2020 masih hitungan bulan, namun beberapa figur mulai dari politisi, birokrasi bahkan pengusaha sudah mulai bermunculan dan menyatakan siap ikut dalam kontestasi Pilkada Mateng 2020.

Partai Politik pun bahkan sudah ada yang membuka penjaringan kandidat Balon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Mateng priode 2020-2025.

Lalu siapa pengusaha asal Desa Babana Kecamatan Budong-Budong yang siap ikut dalam kontestasi Pilkada Mateng?

Dikutif dari sulbarpedia.com, Senin (16/9/2019), pengusaha sukses asal Desa Babana Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah yang sekarang sukses di dunia bisnis di Jakarta adalah H. Edy Arkam menyatakan kesiapannya untuk maju bertarung di Pilkada Mateng 2020.

H. Edy Arkam

Arkam sapaan akrab pria berdarah Mandar itu adalah putra daerah asal Desa Babana yang memiliki segudang pengalaman di dunia politik dan bisnis dikanca nasional. Karena alasan yang disetujui keluarga dan masyarakat. Mateng mendorong maju.

“Atas restu keluarga dan masyarakat Mateng, Insa Allah saya siap maju di Pilkada Mateng, banyak hal yang perlu dibenahi di sana. Soal dukungan partai, kita semntara melakukan loby di Jakarta dan sebagai ketua partai saya berteman baik kok,” jelasnya melalui Whatshap, Senin (16/9/2019).

Sejumlah langkah strategis pun mulai akan dilakukan untuk memastikan dirinya menjadi pemanang dipesta demokrasi 2020 mendatang. Salah satunya dengan membentuk tim pemenangan, memasang alat praga dan menggandeng konsultan politik yang dapat mendongkrak elektabilitas dirinya.

“Tentu banyak hal yang akan kita lakukan, termasuk mempersiapakan siapa yang akan jadi 02, insa allah Oktober nanti kita sudah mulai bekerja,” paparnya.

Arkam mengaku dirinya lahir dari keluarga yang sederhana, yang barang tentu telah merasakan pahitnya kehidupan, karena itu pengentasan angka kemiskinan menjadi prioritas dirinya jika diberikan amanah oleh rakyat memimpin daerah bungsu di Sulbar itu.

“Pertama pengentasan kemiskinan, pemerintah harus serius terhadap hal ini trutama di daerah pesisir, sejumlah program sedang kita diskusikan dengan berbagai pakar, kedua soal kesehatan, infrastruktur, peningkatan SDM juga akan kita kembangkan, termasuk pemberantasan korupsi,” tegasnya.

Terakhir Ia memohon doa dan restu kepada masyarakat di 54 desa di Mamuju Tengah agar kiranya dapat sukses menjadi Bupati di daerah tersebut. (Lal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *