Rabu , Oktober 27 2021
Home / Daerah / Pecandu Narkoba Di Sulbar Capai 2.248

Pecandu Narkoba Di Sulbar Capai 2.248

Mateng, 8enam.com.-Dari data hasil penelitian BNN RI bersama LIPI dan Perguruan Tinggi terkait ditahun 2019, di Provinsi Sulawesi Barat ada 2.248 pecandu narkotika.

Hal itu disampaikan oleh Kepala BNN Sulbar, Brigjen Pol. Sumirat Dwiyanto saat ditemuo usai kegiatan Sosialisasi Hasil Evaluasi Mendagri dan Menkopolhukam pada Inpres Nomor 2 Tahun 2020 yang erlangsung di aula kantor Bupati Mamuju Tengah, Kamis. (16/9/2021).

:Dari data hasil penelitian BNN RI bersama LIPI dan Perguruan Tinggi terkait ditahun 2019, di Provinsi Sulawesi Barat ada 2.248 pecandu narkotika,” ujar Kepala BNN Sulbar.

Kepala BNN Provinsi Sulawesi Barat, Brigjen Pol. Sumirat Dwiyanto mengatakan, dengan adanya Evaluasi Inpres Nomor 2 Tahun 2020 yang dilaksanakan oleh Menkopolhukam dan Kemendagri, diharapkan kedepan khususnya diwilayah Sulbar bisa lebih melaksanakan rencana aksi daerah yang ada di sulbar sesuai dengan Inpres Nomor 2 tahun 2020, demikian juga di Kabupaten Mateng, dimana dapat diwujudkan berbagai macam regulasi, sosialisasi, komunikasi, edukasi tes urine, membentuk relawan anti narkotika dan juga berbagai kegiatan lain yang di harapkan dapat menekan penyebaran gelap narkotika diwilayah Mateng dan Sulbar pada umumnya, serta mewujudkan desa bersinar, mamuju tengah bersinar dan sulbar bersinar.

“Olehnya itu kita berharap kegiatan pencegahan lebih dikedepankan dan juga pemberdayaan masyarakat lebih banyak lagi, kegiatan rehabilitasi kepada seluruh masyarakat yang memiliki keluarga, tetangga dan lainnya ajak mereka rehabilitasi, mereka bukan aib dalam keluarga mereka adalah orang yang sakit yang harus kita obati, kita pulihkan, kita sembuhkan,” ungkapnya.

Dia sampaikan, apabila ada penyalahgunaan penyebaran narkotika diwilayah masing-masing silahkan dilaporkan ke BNN, jangan takut untuk melapor, apalagi terkait dengan rehabilitasi karena dengan melapor akan mengembalikan jati diri dari pada orang tersebut.

“Terkait dengan peredaran, kami akan melakukan tindakan tegas kepada para pengedar, bandar dan juga mereka yang terlibat dalam peredaran narkotika,” tegasnya.

Sebelumnya, dalam sambutannya, Wakil Bupati Mamuju Tengah, H. Muh. amin Jasa mengungkapkan, meskipun di tengah masa pandemi seperti sekarang ini, permasalahan narkoba sebagai musuh negara seakan tidak ada habisnya, Maka upaya penanggulangan narkoba membutuhkan dukungan dari seluruh komponen, baik dari pemerintah maupun masarakat.

“Ini penting karena narkoba ini sudah menyebar dimana-mana, tidak hanya pada golongan tertentu saja tapi hampir semua lini sudah tersentuh dengan narkotika,” kata Amin Jasa. (A-51)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *