Senin , Februari 24 2020
Home / Daerah / Masih Ada Tunggakkan PBB Selama 3 Tahun, Bupati Harap Penerimaan PBB Perdesaan Dapat Dioptimalkan Penagihannya

Masih Ada Tunggakkan PBB Selama 3 Tahun, Bupati Harap Penerimaan PBB Perdesaan Dapat Dioptimalkan Penagihannya

Mateng, 8enam.com.-Mengingat anggaran tahun 2019 tinggal beberapa hari lagi, Bupati Mamuju Tengah (Mateng), H. Aras Tammauni minta agara penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan sektor perdesaan dapat dioptimalkan penagihanya.

Hal itu diungkapkan oleh Bupati dalam rapat evaluasi dan monitoring piutang PBB-P2 yang berlangsung di aula kantor Bupati Mateng, Senin (9/12/2019).

Rapat evaluasi dan monitoring tersebut dipandu langsung oleh Bupati Mateng, H. Aras Tammauni di dampingi Asisten Bidang Administrasi Umum, Bahri Hamsah, Kepala Badan Keuangan Mateng, Kepala Inspektur Inspektorat Mateng, Adnas dan dihadiri oleh Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Mateng.

“Sehubungan anggaran tahun 2019 sisa beberapa Minggu kedepan, maka saya sangat harapkan penerimaan PBB sektor perdesaan tahun 2017 sampai tahun 2019 dapat dioptimalkan penagihanya, selanjutnya disetor ke kas daerah melalui BPKAD,” ujar Bupati.

Bupati juga meminta kepala BPKAD Mateng melaporkan hasil penerimaan setiap hari Senin dan menyampaikan persuratan kepada Kepala Desa dan Camat.

Terkomfirmasi usai rapat evaluasi dan monitoring, Kepala BPKAD Mateng, Mansyur mengatakan bahwa rapat ini menindaklanjuti dari hasil rapat dengan tim evaluasi dan monitoring dari KPK bahwa setelah melihat data, selama tiga tahun masih banyak tunggakkan PBB mulai tahun 2017-2019.

“Sehingga kita direkomendasikan untuk mengadakan pertemuan dengan Kepala Desa se Kabupaten Mateng untuk membicarakan hal itu. Mudah-mudahan setelah rapat ini tunggakkan-tungakkan PBB itu ada progresnya. Dan mudah-mudahan para Kepala Desa bisa menyelesaikan tunggakkan PBB, karena kita dikasi batas waktu sampai tanggal 27 Desember harus sudah ada laporan ke tim evaluasi dan monitoring KPK,” ungkapnya. (Ysn Hms/one)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *