Example 300250
DaerahMamuju

Listrik Belum 100 Persen! Gubernur SDK dan PLN Gercep Tembus Desa Terisolir Hingga Pulau Terluar Sulbar

×

Listrik Belum 100 Persen! Gubernur SDK dan PLN Gercep Tembus Desa Terisolir Hingga Pulau Terluar Sulbar

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Rasio elektrifikasi Sulawesi Barat yang berada di angka 90,94 persen—terendah di Pulau Sulawesi—menjadi sorotan serius Pemerintah Provinsi Sulbar. Guna mengejar ketertinggalan tersebut, Gubernur Suhardi Duka (SDK) didampingi Kadis ESDM Sulbar Bujaeramy Hassan langsung menggelar pertemuan strategis bersama Manager PT PLN UP2K Sulbar, Heryanto Sampealang, di Ruang Kerja Gubernur, Kamis (8/10/2026).

​Pertemuan tersebut membedah target ambisius pembangunan Listrik Desa (Lisdes) di 84 lokasi yang tersebar di wilayah Sulbar. Menariknya, empat desa di antaranya tercatat sama sekali belum pernah tersentuh jaringan listrik PLN:

Kabupaten Mamasa: Desa Ulumambi dan Desa Sikamase (Kec. Bambang), serta Desa Pangandaran (Kec. Tabulahan).

Kabupaten Mamuju: Desa Siraun (Kec. Kalumpang).

​Manager PLN UP2K Sulbar, Heryanto Sampealang, membeberkan dua benteng kendala utama di lapangan: akses jalan terjal ekstrem yang menyulitkan angkut material, serta alur jaringan yang menembus kawasan hutan lindung hingga butuh lampu hijau dari Kementerian Kehutanan.

​”Kami sangat membutuhkan dukungan Gubernur dan Pemkab melalui Dinas PUPR serta DLHK untuk memuluskan pasokan material dan percepatan izin lintasan hutan,” kata Heryanto.

​Tak hanya daerah pelosok gunung, wilayah pulau terluar yang berhadapan langsung dengan Ibu Kota Nusantara (IKN) turut disasar. PLN dan Pemprov Sulbar merancang pemasangan PLTS Super Sun di Kepulauan Balabalakang untuk menyokong kebutuhan listrik 2.802 jiwa warga pulau. Gubernur SDK juga secara khusus menginstruksikan percepatan penambahan daya listrik di Pulau Karampuang yang kerap dikeluhkan warga.

​Gubernur Suhardi Duka menegaskan, pasokan listrik yang merata adalah pilar utama dari program Panca Daya demi memutus rantai kemiskinan.

​”Infrastruktur ketenagalistrikan adalah fondasi utama pengentasan kemiskinan. Seluruh OPD terkait harus bersinergi total mendukung PLN agar tidak ada lagi desa atau pulau di Sulbar yang gelap gulita,” tegas Gubernur SDK.

​Kadis ESDM Sulbar, Bujaeramy Hassan, didampingi Kabid Ketenagalistrikan Qamaruddin Kamil mengamini hal tersebut. Selain mengawal Lisdes, Pemprov Sulbar memacu program PELITA Sulbar untuk mendorong pendanaan penyambungan listrik gratis bagi warga kurang mampu melalui skema CSR perusahaan.

Editor : Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *