Rabu , Juli 15 2020
Home / Daerah / Kisruh Soal Bonus Atlet, Begini Penjelasan Ketua KONI Kabupaten Mamuju

Kisruh Soal Bonus Atlet, Begini Penjelasan Ketua KONI Kabupaten Mamuju

Mamuju, 8enam.com.-Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke III Sulawesi Barat yang dimulai tanggal 12 sampai 19 November 2018 di Kabupaten Majene telah usai. Namun berakhirnya Porporov ke III Sulbar ternyata menyisakan kisruh di internal Cabang olahraga yang memperkuat Kabupaten Mamuju.

Kisruh yang lagi panas diperbincangkan dikalangan atlet Kabupaten Mamuju yang ikut pada Porprov ke III yakni mengenai pemberian bonus kepada atlit yang berhasil meraih medali.

Para atlet menyayangkan kabar pemberian bonus kepada atlit yang berhasil meraih medali akan di ganjar dana yang sangat kecil karena tidak sesuai dengan jerih payah mereka mengharumkan nama Kabupaten Mamuju.

Dikabarkan, para peraih medali emas nantinya akan diberi bonus sebesar Rp 3 juta, sedangkan perak dan perunggu hanya mendapatkan Rp 2 juta dan Rp 1 juta.

Salah seorang atlet yang namanya enggan disebut menganggap jika pemberian bonus ini sangat tidak rasional, bonusnya sangat tidak menghargai perjuangan para atlet mengharumkan nama daerah Mamuju.

“Saya sangat kecewa dengan rencana pemberian bonus medali perak dan perunggu untuk kategori beregu, ini sangat tidak rasional dengan jerih payah kami mengharumkan nama daerah ini,” Ujarnya sumber yang identitasnya enggan untuk ditulis.

Kisruh para atlet Mamuju ini langsung direspon cepat oleh Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Mamuju, H. Samiran yang langsung menyambangi Sekertariat Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat (IJS) guna memberikan penjelasan kepada awak media.

H. Samiran menyampaikan kepada awak media yang juga di saksikan oleh beberapa atlet Catur Kabupaten Mamuju bahwa, KONI akan menunda pemberian bonus atlet Kabupaten Mamuju untuk peraih medali perak dan perunggu yang bertanding dalam kategori beregu.

Menurutnya, KONI Mamuju tak mendapat informasi soal besaran bonus untuk atlet peraih perak dan perunggu untuk kategori beregu pada porprov kali ini.

“Kami di KONI tidak punya data berapa seharusnya bonus yang akan kami berikan kepada atlit Mamuju peraih medali perak dan perunggu untuk kategori beregu,” terangnya.

Tapi menurut Samiran, kisruh ini akan menjadi evaluasi KONi Mamuju untuk mencari data berapa besaran bonus yang rasional yang akan diberikan kepada atlit Mamuju peraih medali perak dan perunggu, serta akan mempedomani bonus medali beregu pada Porprov ke II 4 tahun silam di Kabupaten Polman.

“Kami akan tunda pemberian bonus atlet peraih medali perak dan perunggu untuk kategori beregu di semua cabang olahraga pada Porprov III Sulbar, bonusnya akan kami kaji ulang agar lebih sesuai dengan ekspektasi para atlit yang sudah bersusah payah mengharumkan Kabupaten Mamuju,” tandas Ketua Koni Kabupaten Mamuju. (Red/edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *