Minggu , Januari 16 2022
Home / Daerah / Karena Ini, Sejumlah Anggota Grab Car Mamuju Datangi Kantor Perwakilan Bandara Tampa Padang

Karena Ini, Sejumlah Anggota Grab Car Mamuju Datangi Kantor Perwakilan Bandara Tampa Padang

Mamuju, 8enam.com.-Sebagai bentuk reaksi atas perbuatan intimidasi yang dilakukan oleh beberapa Pengemudi Taksi Bandara terhadap salah satu anggota Grab Car yang tergabung dalam komunitas Online Transportation Community (OTC) Mamuju, Sejumlah anggota komunitas OTC datang Kantor Perwakilan bandara Tampa Padang Mamuju,Kamis (7/6/2018) kemarin sekitar pukul 10.30 wita.

Kedatangan sejumlah anggota Grab Car Mamuju ke Kantor Perwakilan Bandara Tampa Padang Mamuju tersebut untuk mengklarifilasi kejadian Intimidasi yang dilakukan oleh sejumlah pengemudi yang mengatas namakan Taksi Bandara (Kendaraan Pribadi berplat hitam yang telah bekerjasama dengan pihak Bandara). Yang diterima langsung oleh kepala Seksi (Kasi) keamanan, Imam Zunaidi dan Muhamad Yunus, serta Amrullah selaku pihak kepolisian.

Ketua OTC Mamuju, Salman Amir menyesalkan kejadian tersebut. Menurutnya, hal demikian seharusnya tidak perlu terjadi, karena semua warga negara memiliki hak yang sama. Apalagi pada saat itu, anggota Grab Car tidak sedang beroperasi (tidak mengaktifkan aplikasi Grab Driver) karena datang menjemput anggota keluarganya yang baru datang dari Kalimantan.

“Anggota saya sempat diancam oleh beberapa orang pengemudi yang katanya Anggota dari angkutan bandara. Mereka mengancam bahwa tidak bisa mengangkut penumpang dilokasi Bandara sekalipun itu saudara ataupun orangtua sendiri, kalau masih didapati berada dalam lokasi bandara maka mereka tidak segan-segan bertindak kasar,” terang Salman.

“Tapi tadi kami sudah ketemu dengan pihak bandara Tampa Padang. Dan pihak bandara sendiri sudah memfasilitasi kami untuk bertemu dengan koordinator pengemudi transportasi bandara untuk mengklarifikasi kejadian tersebut, kami sudah sepakat untuk berdamai. Kami menganggap masalah hari ini sudah selesai, namun tidak menutup kemungkinan jika dikemudian hari masih terjadi kejadian seperti hari ini, maka kami tidak segan-segan untuk mengambil jalur hukum,” sambungnya.

Sementata Kepala keamanan Bandara Tampa Padang Mamuju, Imam Zunaidi menjelaskan, sebenarnya kejadian ini hanya kesalah pahaman saja antar para pengemudi angkutan bandara dengan pengemudi angkutan online.

“Ini hanya kesalah pahaman antar Pengemudi angkutan bandara yang merasa keberatan karena dipikirnya angkutan online Grab ini masuk mengambil penumpang di kawasan bandara, padahal sebenaranya tidak. Mereka datang untuk menjemput keluarganya ataupun langganannya yang meminta untuk dijemput, tapi tidak dengan sengaja mengaktifkan aplikasi drivernya untuk mengambil penumpang lepas di area bandara,” ujarnya.

“Tadi kami bersama pihak kepolisian sudah memfasilitasi pertemuan antar kedua belah pihak untuk menyelesaikan permasalahan ini, dan masing-masing pihak sudah sama-sama paham dan sepakat untuk berdamai,” imbuh Imam Zunaidi.

Imam Zunaidi menjelaskan, Sesungguhnya sudah ada aturan yang mengatur tentang angkutan penumpang di luar trayek yaitu, Peraturan menteri Perhubungan (Permenhub) nomor 108 tahun 2017. Dan di bandara Tampa Padang sendiri sudah dibentuk badan hukum Koperasi bandara yang menghimpun beberapa pengemudi Taksi untuk menjadi anggota koperasi agar supaya mereka bisa beroperasi dilokasi bandara Tampa Padang. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *