Selasa , Januari 21 2020
Home / Daerah / Jalin Kerjasama Pengolahan Pisang Dan Kelapa, PT SunRei Food Products Berkunjung Ke Dinas Pertanian

Jalin Kerjasama Pengolahan Pisang Dan Kelapa, PT SunRei Food Products Berkunjung Ke Dinas Pertanian

Mateng, 8enam.com.-Dalam rangka menjalin kerjasama pengolahan komoditi pisang dan Kelapa dalam, PT SunRei Food Products berkunjung ke Dinas Pertanian Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Selasa (14/1/2020).

Kedatangan PT SunRei Food Products diketua oleh Charles F. Nicholson yang juga Director PT SunRei Food Products, YAKUB, (Ahli Pisang), AMBER, (Guru Bahasa Inggris), SARAH, (Ahli Mesin Olah), YESAYA, (Ahli Mesin), didampingi Badan Pengembangan Tekhnologi Pertanian Provinsi Sulbar, Ketut Indrayana dan Hesti Rahasia.

Pertemuan berlangsung di Kantor Dinas Pertanian Mateng, dihadiri Kadis Pertanian, Muh. Anwar, Bagian Program dan perencanaan, I Wayan Purnayasa dan staf Dinas Pertanian.

Director PT SunRei Food Products, Charles F. Nicholson menuturkan kedatangannya ke Mamuju Tengah dalam rangka membangun kerjasama dengan Dinas Pertanian dengan PT SunRei Food Products, dalam hal program pengolahan untuk menciptakan produk nilai tambah yang mamfaatnya bisa dinikmati oleh masyarakat.

“Produk yang bisa dikembangkan di Kabupaten Mamuju Tengah ini seperti olahan pisang dan kelapa dalam. Kami berharap dengan menggunakan teknologi dan proses yang tepat, hasil produksi ini bisa laku di pasar,” ujarnya Charles.

Charles menutirkan bahwa pihaknya sudah memiliki pengalaman 10 tahun terakhir membina masyarakat kecil, agar mereka bisa mendapat lapangan pekerjaan baru melalui menciptakan produk nilai tambah yang laku dipasar.

“Untuk di daerah Jawa, kami mengolah mangga, nenas dan pepaya dengan dipasarkan ke Denpasar. Sementara untuk di Mamuju Tengah untuk sementara baru pisang dan kelapa dalam. Kedepan mungkin akan ada komoditi lain yang bisa diolah,” terang Charles.

Karena peralatan untuk pengolahan pisang belum ada, pihaknya akan mendatangkan peralatan dan merakit peralatan itu di Mamuju Tengah dengan kapasitas pengolahan sebanyak 1 ton perhari

Kepada laman ini, Bagian Program dan Perencanaan Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Mamuju Tengah, I Wayan Purnayasa menuturkan, perusahaan ini berasal dari Amerika yang melakukan penelitian di indonesia, dengan tujuan untuk melakukan pembinaan kepada masyarakat tentang pembinaan potensi lokal.

“Perushaan ini berjalan sejak tahun 2006 di Jawa bekerjasama dengan Balai Penelitian Pertanian Indonesi Kementerian Pertanian. Karena Kepala Balai Penelitian itu dipindah ke Sulbar. Maka, Director PT SunRei Food Products, Charles F. Nicholson minta ke Sulbar untuk melakukan penelitian tentang produk unggulan Sulbar, ternyata yang dipilih adalah pisang,” ucapnya.

Dia menuturkan, Komoditi pisang terbesar di Sulbar itu ada di Mamuju Tengah. Dan kebetulan juga ada Balai Pengkajian Terapan Teknologi Pertanian di Tobadak yang akan difungsikan untuk pengolagan semua jenis produk unggulan pertanian Mamuju Tengah. Tapi dimulai dari pisang dan kelapa dalam.

“Bagusnya, mereka ini bukan hanya sebatas melakukan pembinaan saja, tapi mulai dari pembinaan, pengolahan sampai dengan mencarikan pasar bahkan memasarkan hasil olahan. Jadi hasil olahan petani yang dibina itu mereka akan pasarkan,” ungkapnya.

Terkait kapan akan dimulai, dia katakan masih menunggu bagaimana respon dari Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati Mamuju Tengah.

“Sebelumnya kami sudah jelaskan bagaimana kondisi di Mamuju Tengah. Tadi juga kembali kami perjelas kondisi petani, kondisi alam, SDM bahkan kondisi tanahpun kami jelaskan. Setelah dijelaskan secara mendetail, mereka menyebut bahwa ini adalah potensi yang sangat luar biasa,” tutupnya. (RK/one)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *