Senin , Juni 21 2021
Home / Daerah / Jaga Eksistensi Kearifan Lokal Budaya, Kartini Manakarra Gelar Pagelaran Seni Budaya Pencak Silat

Jaga Eksistensi Kearifan Lokal Budaya, Kartini Manakarra Gelar Pagelaran Seni Budaya Pencak Silat

Mamuju, 8enam.com.-Dalam rangka menjaga eksistensi kearifan lokal budaya, Kartini Manakarra gelar pegelaran seni budaya pencak silat Tapalang, Jum’at (28/9/2018) kemarin.

Kegiatan tersebut bertempat dilapangan Bahagia Galung, Kecamatan Tapalang dihadiri oleh Kapolres Metro Mamuju, AKBP Mohammad Rivai Arvan, Camat Tapalang, Kapolsek Rural Tapalang, Danramil Tapalang Toda, Tomas, dan tokoh Agama.

Maksud kegiatan ini adalah untuk penguatan kampung keserasian sosial dengan cara meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memelihara dan melestarikan kearifan lokal budaya.

Sedangkan tujuannya adalah, terbangunnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga eksistensi kearifan lokal budaya demi terwujudnya keserasian sosial.

Dalam sambutanya, Kapolres Metro Mamuju menyampaikan, egiatan ini sangat baik sekali, jadi agar eksitensi budaya indonesia tetap lestari dan tetap selalu ada, supaya tetap selalu lestari Kapolres mengajak masyarakat untuk mempertahankan kegiatan seperti ini.

“Muda-mudahan pencak silat ini menjadi modal dasar bagi pemuda dan pemudi yang ada disini, karena sayapun bisa berdiri disini walaupun saya bukan pencak silat tapi saya dari karate dulunya tentu sama -sama memiliki nilai-nilai bela diri. Itu modal mental buat adik-adik semua disini, salah satu media melatih adik-adik supaya tidak gampang menyerah. Menemukan latihan mental itu berawal dari giat bela diri karena bela diri itu mengajarkan kita untuk rendah hati, penyanyang dan disiplin,” ucapnya.

Menurutnya, budaya itu harus berafiliasi, jadi kalau pencak silat tdk ada namanya dan ada ilmunya tentunya harus berafiliasi dan harus mempunyai nama supaya ada identitas karena Indonesia ini membutuhkan nama, supaya negara-negara luar tidak mengakui budaya indonesia.

“Sekarang jamannya ilmu teknologi, jadi saya harapkan kepada adik-adik untuk lebih aktif mempromosikan pencak silat ini melalui media sosial yang sangat mudah dan cepat untuk negara-negara luar mengetahui tentang Identitas pencak silat yang ada di negara indonesia, jangan sampai negara tetangga kita yakni Malaysia mengklaim bahwa pencak silat ini milik mereka,” ungkap Kapolres.

“Harapan saya untuk masyarakat Tapalang khususnya, untuk kegiatan ini dijadikan momentum supaya untuk bangkit kembali, Menyelengarakan pencak silat yang ada di tapalang ini, percayalah di setiap daerah ada ciri khas masing, akan tetapi jika kita mempromosikanya dengan benar dan jika kita ingin maju maka kita harus bersatu dan memiliki ide-ide kreatif seperti contohnya kegiatan seperti ini,” harapnya. (Rls/edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *