Minggu , Juni 20 2021
Home / Daerah / IPWL AMADA Menilai, Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Obat-Obatan Di Sulbar Belum Maksimal

IPWL AMADA Menilai, Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Obat-Obatan Di Sulbar Belum Maksimal


Mamuju, 8enam.com.-Intitusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) korban penyalahgunaan NAPZA dari Menteri Sosial (Mensos), Darmawi menilai upaya pemberantasan peredaran dan pencegahan penyalahgunaan obat-obatan di Provinsi Sulbar masi belum mampu menekan atau menurunkan angka penyalagunaan obat-obatan yang kerap terjadi dikalangan pelajar.

Ini terbukti dengan ditemukannya ribuan sachet berupa pembungkus Komix, di areal Stadion Manakarra Mamuju, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju dan jalan menuju Rumah Jabatan Bupati Mamuju yang diduga disalahgunakan oleh anak-anak dan remaja untuk mabuk.

“Di lokosi yang saya foto ada berbagai jenis pembungkus atau tempat zat yg disalahgunakan seperti, Lem fox, Komix dan Minuman beralkohol,” tulis Darmawi via pesan singkat WhatsApp, Sabtu (24/3/2048) malam.

Darmawi menuturkan, dari keterangan masyarakat sekitar, bahwa setiap pagi dan sore hari, banyak anak sekolah yang datang ke lokasi itu untuk ngelem dan mabuk komix.

“Masyarakat menyampaikan kalau yang sering ke lokasi itu anak sekolah. Bahkan ada anak SD yang tadi sore saya dapati lagi mabuk komix,” ujarnya.

Menurutnya, harus ada upaya yang konprehensif dan paripurna dalam menangani penyalahgunaan obat-obatan di kalangan anak dan remaja. Yang paling berkompeten adalah BNN ProvinsibSulbar, kerena BNN yang memiliki program berantas, cegah dan pemberdayaan masyarakat. Dan Pemerintah Kabupaten Mamuju juga jangan lepas tangan, melainkan berperan aktif untuk mengentaskan permasalahan ini

“Kami sebagai lembaga komponen masyarakat tidak akan bisa berbuat banyak jika instansi pemerintah tdk melibatkan kami dalam hal ini,” ungkapnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *