Senin , Oktober 19 2020
Home / Daerah / Hasil Tes Urine, 3 Orang Oknum Personil Polda Sulbar Dinyatakan Terindikasi Mengkomsumsi Narkotika

Hasil Tes Urine, 3 Orang Oknum Personil Polda Sulbar Dinyatakan Terindikasi Mengkomsumsi Narkotika

Mamuju, 8enam.com.-Dari 572 personil Polda Sulbar yang mengikuti tes urine, 3 orang oknum personil Polda Sulbar dinyatakan terindikasi mengkomsumsi narkotika.

Hal itu di ketahui saat Kepolisian Daerah Polda Sulbar menggelar Press Conference hasil pemeriksaan tes urine kepada 572 anggota personil polda dari semua tingkatan jajaran, Jum’at (31/8/2018).

Dalam keterangannya, Wakapolda Sulbar, Kombes Pol. Endi Sutendi didampingi Kabid humas AKBP Hj. Mashura, Kabid Dokkes, Dir Narkoba dan Kabid Propam menyampaikan dari jumlah 913 orang personil anggota Polda Sulbar telah dilakukan pemeriksaan tes urine sebanyak 572 orang, 569 orang negatif, 3 orang positif dan yang belum di perika sebanyak 341 orang.

“Ada 3 orang oknum anggota Polda Sulbar dinyatakan terindikasi menkonsumsi Narkotika berdasarkan hasil pemeriksaan tes urine yang dilakukan terhadap 572 orang personil baru-baru ini. Ketiga oknum tersebut, Aipda AR anggota Ditreskrimum, Brifka FK Anggota Sat Brimob, dan Briptu MU Dit Binmas,” ungkap wakapolda Endi Sutendi dalam keterangan persnya dihadapan puluhan awak media diaula Arya Guna Polda Sulbar.

Sementara Kabid Propam Polda Sulbar, AKBP Minarto menyebut, telah menduga kemungkinan adanya anggota yang bersentuhan dengan barang haram tersebut.

“Kemungkinan anggota ini positif atau tidak, tentu kita harapan tidak. Tapi kita memang menaruh curiga. Karena memang di Polda Sulbar ini kebanyakan kemarin dari Sulsel bermasalah dengan narkoba,” kata AKBP Minarto.

Namun lanjutnya, temuan tersebut masih akan ditindaklanjuti lebih jauh, Apakah betul-betul positif mengandung zat adiktif yang dilarang atau mengonsumsi obat-obatan yang diijinkan oleh dokter akan didalami tim khusus.

“Tes urine ini sifatnya mendadak. Kita tidak sampaikan, Sebelumnya tidak ada yang tahu hanya Kabid Dokkes, itupun hanya menyiapkan alat saja,” ungkapnya.

“Selanjutnya, 341 orang personil menunggu giliran karena pemeriksaan dilakukan secara bertahap dari jumlah 913 anggota Polda Sulbar dan siapapun yang terindikasi tidak ada tolerir kita akan proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *