Rabu , Mei 18 2022
Home / Daerah / Harta Kekayaan Mantan Gubernur Sulbar Naik Drastis, PMII Mamuju Minta KPK Lakukan Audit

Harta Kekayaan Mantan Gubernur Sulbar Naik Drastis, PMII Mamuju Minta KPK Lakukan Audit

Mamuju, 8enam.com.-Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Mamuju minta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengaudit harta kekayaan mantan gubernur Sulbar periode 2017-2022, Ali Baal Masdar (ABM) yang naik drastis hingga mencapai Rp 60 Miliar.

Berdasarkan data yang dilihat di situs elhkpn.kpk.go.id milik KPK, laporan harta ABM terakhir 27 Maret 2021 atau laporan periodik 2020 lalu, tercatat berjumlah Rp 60.780.838.653.

Jumlah ini naik signifikan dibanding laporan hartanya 21 September 2016 lalu, saat ABM pertama kali duduk di kursi Gubernur Sulbar.

Harta kekayaan ABM bertambah hingga mencapai Rp 54.937.019.258 dari sebelumnya Rp 5.843.819.395.

Ketua Cabang PMII Mamuju Syamsuddin melalui pres releasenya, Jum’at (13/5/2022), mengatakan Pada tanggal 12 Mei 2022 Gubernur Ali baal Masdar telah resmi berakhir dan di gantikan oleh Akmal Malik sebagai Penjabat sementara.

“Setelah Ali Baal Masdar di ganti jadi gubernur, masyarakat malah di kagetkan dengan kabar bahwa kekayaan Mantan gubernur tersebut membludak, yang dulunya di tahun 2016 hanya kurang lebih Rp. 5 miliar dan pada saat ini mencapai Rp. 60 miliar,” ujarnya.

Oleh karena itu dia meminta dan menekankan kepada KPK untuk melakukan audit sehingga pihaknya dan masyarakat tidak bertanya-tanya dari mana sumber kekayaan tersebut.

“Kami dari pergerakan mahasiswa islam Indonesia mempertanyakan dari mana sumber uang tersebut. Karena setahu kami gaji selama jadi gubernur tersebut itu tidak sebanding dengan total kekayaan yang didapatkan saat ini,” katanya.

“Jangan sampai, kekayaan tersebut di dapatkan dari hasil korupsi karena sangat tidak masuk akal kalau hanya gaji gubernur yang menjadi pemicu melonjaknya kekayaan bapak mantan gubernur,” tutup Syamsuddin. (Zk/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.