Senin , Oktober 19 2020
Home / Daerah / H. Aras Tammauni, “Meskipun Minim Anggaran, Pemda Akan Terus Berupaya Menggenjot Peningkatan Infrastruktur”

H. Aras Tammauni, “Meskipun Minim Anggaran, Pemda Akan Terus Berupaya Menggenjot Peningkatan Infrastruktur”

Mateng, 8enam.com.-Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), terus berupaya semaksimal mungkin untuk menggenjot peningkatan infrastruktur meskipun Anggaran Pendapat dan Belanja Daerah (APBD) Mateng masih sangat minim. Hal tersebut di katakan oleh Bupati Mateng, H. Aras Tammauni saat menggelar Kunjungan Kerja (Kunker) di Desa Batu Parigi Kecamatan Tobadak Kabupaten Mateng, Selasa (31/1/2017)

Kunker Bupati Mateng H. Aras Tammauni ke Desa Batu Parigi di dampingi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mateng, H. Arsal Aras, kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mateng. Di hadiri Tokoh masyarakat, Pemuda dan masyarakat Desa Batu Parigi.

Dalam sambutannya, H. Aras Tammauni mengatakan, sebagai daerah baru dengan anggaran hanya Rp 500 milyar lebih, sangatlah minim sekali. Tapi meskipun demikian, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin akan mendapatkan tambahan anggaran, demi untuk menggenjot peningkatan infrastruktur sesuia dengan apa yang menjadi visi misi Bupati dan Wakil Bupati.

“Alhamdulillah, infrastruktur seperti jalan dan jembatan sudah mulai tersentuh, meskipun belum tersentuh semua. Dan insya Allah tahun 2017, jalan menuju Tobadak Empat akan di kerja,” ungkap H. Aras.

Sementara ketua DPRD Mateng, H. Arsal Aras katakan, empat tahun lalu ada sekitar 80 persen infrastruktur jalan rusak, saat ini, Bupati defenitif secara perlahan-lahan mulai melakukan pembangunan di semua sector. Sector pendidikan 20 persen, kesehatan 10 persen dan infrastruktur lain. Meskipun belum maksimal, karena kondisi kemampuan keuangan daerah yang masih sangat minim.

“APBD kita saat ini Rp 500 milyar lebih, kalau kita dengar itu cukup banyak. Tapi tidak semua di gunakan untuk pembangunan, ada 40 persen belanja pegawai, 20 persen pendidikan, 10 persen kesehatan, 10 persen lagi untuk desa. Sehingga ada sekitar 10 sampai 20 persen untuk pembanguna infrastruktur yang ada di Lima kecamatan dan 54 desa. Ini kita semua harus mengetahui, jangan hanya dengar angkanya yang begitu fantastis, tapi kita tidak tahu arahnya kemana,” ungkap Arsal.

Arsal berharap, masyarakat mendukung Pemerintah yang terus berupaya untuk membangun Mateng  di semua lini. Baik infrastruktur pendidikan, kesehatan dan infrastruktur lainnya. (Yasin hms/Ra)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *