Minggu , Juni 16 2024
Home / Advetorial / Gubernur Sulbar Resmikan Jembatan Sungai Budong-Budong

Gubernur Sulbar Resmikan Jembatan Sungai Budong-Budong

Mateng, 8enam.com.-Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar meresmikan jembatan sungai Budong-budong sepanja 120 mmeter yang menghubungkan Kecamatan Tobadak dengan Kecamatan Tobadak di Kecamatan Topoyo, 12Kabupaten Mamuju Tengah, Senin (1/11/2021).

Peresmian jembatan sungai Budong-budong ditandai dengan penandatangannan prasasti oleh Gubernur Sulbar, dilanjutkan pemotongan pita.

Peresmian tersebut dihadiri oleh Wabup Mateng, H. Muh. Amin Jasa, Kapolres Mateng, AKBP Muh. Zakiy, Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, Asisten 1 Pemprov Sulbar, Kepala OPD Lingkup Provinsi Sulbar, Asisten Bidang Pembangunan Setda Mateng, Kepala OPD Terkait lingkup Pemkab Mateng.

Kasi Preservasi Jalan Nasional Sulbar, Ahmad menyampaikan, panjang Jembatan sungai Budong-budong ini sepanjang 120 meter dengan lebar 9 meter. Jembatan ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan di jalan Topoyo ini di masa-masa datang.

“Sebab hal ini kita melihat jembatan yang berada disebalah kanan kita ini bahwa ke depan itu mungkin sudah tidak bisa menampung arus lalu lintas di kota topoyo ini, kemudian yang diharapkan di jembatan sungai Budong-budong ini dapat menunjang jalur logistik secara keseluruhan dijalur trans barat pulau sulawesi,” kata Ahmad.

Sementara Wabup Mateng, Muh. Amin Jasa, menyampaikan, dengan diresmikannya duplikasi jembatan budong-budong ini, dapat mendukung kelancaran arus transportasi, baik bagi kendaraan yang melintas di jalur trans sulawesi ataupun untuk kepentingan masyarakat lokal di Kabupayen Mateng.

Kata Amin Jasa, transportasi sangatlah penting artinya dalam rangka menunjang laju pertumbuhan ekonomi disuatu daerah, begitupun halnya di daerah kita Kabupaten Mateng.

“Dapat kita banyangkan jika sarana dan prasarana jalan dan jembatan kurang baik dan tidak memadai, maka tentu saja akan berdampak terhadap perkembangan aktivitas masyarakat. Baik itu ditinjau dari aspek ekonomi maupun sosial budaya, untuk itu diharapkan dengan diresmikannya penggunaan duplikasi jembatan sungai budong-budong yang selesai proses pengerjaannya ini, akan menjadi solusi terbaik dan dapat memperlancar arus transportasi di Kabupaten Mateng,” kata Amin Jasa.

Selain itu lanjut Amin Jasa, diharapkan juga dapat memperindah kota Kabupatem Mateng, karena jembatan tersebut berada persis di sentral area perkotaan Kabupaten Mateng sekaligus menjadi pembatas dua kecamatan yaitu Kecamatan Tobadak dan Kecamatan Topoyo.

Kepada Gubernur, Wabup menyampaikan, pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur dasar yang menjadi kebutuhan mendasar bagi masyarakat agar senantiasa mendapat perhatian dan dukungan dari pemerintah Provinsi Sulbar, demikianpula halnya dengan pembangunan lain.

Dalam sambutanya sebelum meresmikan jembatan sungai Budong-budong, Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Bupati Mamuju tengah, Balai pelaksanaan jalan Nasional Sulbar dan masyarakat Kabupaten Mateng atas partisipasinya, sehingga jembatan sungai Budong-budong dengan panjang 123 meter, lebar 9 meter, dapat diselesaikan dengan baik.

“Peresmian jembatan yang kita laksanakan ini membuktikan bahwa walaupun ditengah masa pandemi covid-19, kita semua di Provinsi Sulbar khususnya di Kabupaten Mateng masih bisa melaksanakan pembangunan, khususnya prasarana infrastruktur yang sangat berperan pada perputaran roda perekonomian daerah.

Selain itu, di Kabupaten Mateng ini juga sementara berlangsung pembangunan bendungan sungai budong-budong, yang merupakan proyek strategis nasional sekaligus akan menjadikan daerah Mamuju Tengah sebagai penyangga ketahanan pangan nasional, ini menandakan besarnya potensi yang kita miliki serta besarnya perhatian pemerintah untuk membangun daerah ini.

“Pemprov Sulbar pada tahun 2021 ini melalui program pemulihan ekonomi nasional, saat ini sementara mengerjakan dua paket kegiatan yang berlokasi di Kabupaten Mateng yakni Peningkatan jalan ruas tobadak VII-VIII, sepanjang 2.370 meter dengan nilai kontrak Rp 8,5 milyar, dan Peningkatan jalan ruas akses pelabuhan Budong-budong sepanjang 3.878 meter dengan nilai kontrak Rp 6.9 milyar. Serta untuk mendukung ketahanan pangan, maka Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat juga mengembangkan daerah irigasi Tobadak,” kata Ali Baal. (A-51)

Check Also

Hanya Ada Nama Sutinah di Rekomendasi Terbaru PAN

Mamuju, 8enam.com.-PAN kembali menerbitkan rekomendasi terbaru untuk calon kepala daerah Mamuju 2024. Dalam rekomendasi terbaru …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *