Jumat , Oktober 23 2020
Home / Daerah / Gubernur Sulbar Dinilai Tidak Mampu Memimpin Eksekutif

Gubernur Sulbar Dinilai Tidak Mampu Memimpin Eksekutif

Mamuju, 8enam.com.-Carut marutnya penyerapan anggaran tahun 2018, membuktikan bahwa Gebernur Sulbar, Ali Baal Masdar tidak mampu memimpin eksekutif.

Hal itu disampaikan oleh Koordinator Aksi, Ahmad Zulkifli dalam orasinya saat Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manakarra mendatangi kantor Gubernur Sulbar, Rabu (31/10/2018).

Kehadiran HMI dikantor gubernur mengkritisi kinerja Gubernur Ali Baal Masdar (ABM) yang dinilai tidak mampu mengomandoi tatakelolah pemerintahan di Provinsi Sulbar.

“Gubernur Sulbar, tidak mampu memimpin eksekutif, terbukti dengan carut marutnya penyerapan anggaran yang sangat minim tahun ini,” terang Ahmad Zulkifli.

Selain itu massa unras juga menpertanyakan adanya temuan kerugian negara puluhan milyar dilingkup Pemprov Sulbar yang ditemukan oleh Badang Pemeriksa Keuangan (BPK)

Dalam tuntutan, massa aksi tersebut meminta kepada gubernur sulbar Ali Bal Masdar, mengevaluasi kinerja seluruh kepala OPD. Mencopot kepala OPD yang tidak maksimal bekerja dan meminta kepada DPRD prov sulbar untuk pro aktif mengawasi kinerja eksekutif.

Massa kemudian ditemui Pelaksana Tugas(Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) provinsi Sulawesi Barat, Arifuddin Toppo. Dalam pertemuan tersebut Plt. Sekprov Sulbar menjelaskan bahwa pihaknya tidak mengetahui adanya hasil temuan BPK itu.

“Data darimana yang didapatkan BPK dan tahun berapa, harus jelas datanya darimana? dan apakah diwilayah Sulbar atau hanya di Pemprov saja,” jelas Arifuddin.

Sebelumnya, BPK Perwakilan Sulbar mengungkapkan, adanya kerugian negara yang ditemukan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) pengelolaan keuangan di lingkup pemprov Sulbar sepanjang tahun 2018. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *