Example 300250
DaerahMamuju

Disatroni Tim Bapenda, Rahasia Bocornya PAD Sektor Kelautan Sulbar Akhirnya Terbongkar!

×

Disatroni Tim Bapenda, Rahasia Bocornya PAD Sektor Kelautan Sulbar Akhirnya Terbongkar!

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah kini mulai menyasar sektor-sektor basah. Secara mengejutkan, Aula Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulbar mendadak dipadati oleh kedatangan Tim Evaluasi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) pada Selasa (23/06/2026).

​Pertemuan bertensi tinggi ini digelar untuk mengevaluasi secara total kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor kelautan. Kedatangan tim Bapenda disambut langsung oleh Kepala DKP Sulbar, Safaruddin, S.DM., bersama jajaran Kasubag Keuangan dan Aset yang langsung dituntut membuka data potensi dan tantangan di lapangan.

​Sorotan Tajam Bapenda: Fasilitas Pelabuhan Kasiwa “Bermasalah”?

​Dalam evaluasi yang berlangsung intens tersebut, tim Bapenda membongkar fakta bahwa optimalisasi pendapatan daerah tidak akan maksimal jika fasilitas di lapangan masih minim. Salah satu yang dikuliti adalah kondisi infrastruktur di Pelabuhan Perikanan Kasiwa, Mamuju.

​Bapenda memberikan rekomendasi dan sorotan tajam pada beberapa poin krusial:

    • Krisis Layanan Air: Mendesak perbaikan fasilitas pengolahan air bersih dan air galon di pelabuhan yang dinilai menghambat kenyamanan operasional nelayan.
    • Retribusi Parkir Gaib: Mendorong peninjauan kembali regulasi tarif parkir di area Pelabuhan Kasiwa agar tidak bocor dan memiliki landasan hukum yang kuat.

​”Optimalisasi fasilitas bukan sekadar pengeluaran, melainkan investasi. Ketika layanan air bersih di pelabuhan memadai, nelayan akan lebih nyaman. Hal ini secara otomatis akan meningkatkan volume transaksi retribusi,” tegas perwakilan tim Bapenda Sulbar.

​Langkah pembersihan dan optimalisasi ini merupakan perintah langsung dari program PANCA DAYA yang digalakkan oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, bersama Sekretaris Provinsi, Junda Maulana, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif namun tetap akuntabel.

​Kepala DKP Pasang Badan: “Fasilitas Kasiwa Jadi Prioritas!”

​Mendapat “serangan” rekomendasi dan evaluasi dari Bapenda, Kepala DKP Sulbar, Safaruddin, S.DM., tidak tinggal diam. Ia langsung menyatakan sikap tegas dan siap pasang badan untuk melakukan perombakan serta eksekusi nyata di Pelabuhan Kasiwa.

​”Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti seluruh saran dari Bapenda. Optimalisasi fasilitas di Pelabuhan Kasiwa akan segera menjadi prioritas utama kami,” cetus Safaruddin.

​Safaruddin menambahkan bahwa pembenahan ini bukan sekadar mengejar setoran retribusi, melainkan demi memberikan pelayanan prima agar operasional nelayan lokal menjadi jauh lebih efisien dan tangguh.

​Evaluasi ketat lintas instansi ini diprediksi akan mengubah total wajah Pelabuhan Kasiwa dalam waktu singkat, sekaligus menutup rapat celah-celah kebocoran PAD di bumi Malaqbi. (Rls)

Editor : Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *