Selasa , Juli 14 2020
Home / Uncategorized / Diduga Ada Aroma Korupsi, Pembangunan Kios LPG Milik Bumdes Kanarom Dipertanyakan

Diduga Ada Aroma Korupsi, Pembangunan Kios LPG Milik Bumdes Kanarom Dipertanyakan

Foto : ilustrasi/net

Bolmong, 8enam.com.-Diduga ada aroma korupsi, anggaran pembangunan kios LPG Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Desa Konarom, Kecamatan Dumoga Tenggara, Kabupaten Bolaang mongondow dipertanyakan.

Menurut mantan ketua BPD, Sugeng Ariwibowo, bahwa untuk anggaran tahun 2017 yang masuk pada Bumdes sebesar Rp.50.000.000 untuk pembangunan kios LPG.

“Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) sudah ditandatangani, bahwasanya pembuatan kios LPG sudah selesai namun kenyataannya belum selesai,” kata Sugeng beberapa waktu lalu.

Sugeng juga menegaskan bahwa selama ini BPD tidak pernah dilibatkan, semua ditangani oleh kepala Desa.

“Kenapa ketika inspektorat turun memeriksa tidak menanyakan mana yang dibuat sesuai Rencana Anggaran Belanja (RAB), sehingga ini menimbulkan dugaan bahwa inspektorat terindikasi ada permainan,” Pungkasnya.

Sugeng juga mengatakan bahwa Sekdes Konarom, Heri Sugeha telah mengusulkan kepada Dinas perijinan dalam hal pengurusan izin usaha LPG milik Bumdes Konarom dan mendapatkan respon baik, hanya dengan anggaran Rp 38.000.000 sudah mendapatkan izin usaha, plus dengan 200 tabung gas elpiji yang sudah terisi.

“Setelah tiba waktunya, Sekdes Konarom menanyakan keuangan kepada Kepala Desa untuk mengurus izin usaha (kios) LPG plus dengan 200 tabung gas elpiji, ternyata uangnya sudah habis,” ujarnya.

Saat dikonfirmasi, Ketua Bumdes Riadi Ulod belum mau memberikan tanggapan terkait dengan pengelolaan anggaran dengan alasan belum siap.

“Saya belum siap untuk diwawancarai karena saya tidak ada kesiapan,” kata Riadi Ulod singkat. (Vijay Karundeng/2M)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *