Selasa , Juli 16 2024
Home / Daerah / Di Mamuju Tengah, Ngopi Di Warkop Ini Bayarnya Pakai Sampah

Di Mamuju Tengah, Ngopi Di Warkop Ini Bayarnya Pakai Sampah

Mateng, 8enam.com.-Di Kabupaten Mamuju Tengah Provinsi Sulbar, ada sebuah Warkop yang menawarkan minum kopi bayar dengan sampah.

Warkop itu adalah, Warkop Ajamlas yang beralamatkan di Jalan Trans Sulawesi tepatnya di Desa Polo Lereng Kecamatan Pangale Kabupaten Mamuju Tengah.

Neni pemilik warkop Ajamlas menuturkan, tujuan dari ide minum kopi bayar pakai sampah ini adalah ingin mengurangi sampah kertas dan plastik. Selain itu, kata Neni yang terpenting untuk mengajak generasi muda di Desa Polo Lereng dan di Kabupaten Mamuju Tengah pada umumnya untuk lebih peduli dan sadar pada lingkungan.

Neni juga menilai bahwa sampah plastik sangat tidak ramah bagi lingkungan, karena sampah dari plastik butuh waktu ratusan tahun baru bisa terurai oleh tanah. Untuk itu, ide minum kopi bayar pakai sampah ia terapkan

“Ide ini muncul saat saya berkunjung ke sekolah alam PAP di Desa Barakkang Kecamatan Budong-Budong, dimana siswa yang ingin belajar disekolah alam tersebut bayarnya pakai sampah. Dari situlah ide minum kopi bayar pakai sampah,” kata Neni

Kreteria sampah yang bisa di tukar dengan segelas kopi kata Neni, yaitu sampah plastik seperti botol air mineral, penutup galon, aqua gelas jerigen minyak, botol oli. Sementara untuk sampah kertas seperti kardus bekas, buku yang sudah tidak terpakai atau koran bekas.

Selain mengajak masyarakat untuk peduli lingkungan lanjut Neni, minum kopi bayar pakai sampah juga sebagai ajang kampanye peduli sampah plastik, karena sampah plastik menjadi sorotan dunia.

“Secara tidak langsung, ngopi bayar dengan sampah membantu pemerintah dalam hal mengatasi sampah plastik. Jadi dengan kopi di Warkop Ajemlas berarti kita membebaskan lingkungan kita dari limbah sampah,” ungkapnya. (one)

Check Also

Harapan Ketua DPRD Sulbar di Manakarra Fair

Mamuju, 8enam.com.-Salah satu inisiator Event Manakarra Fair yang juga Ketua DPRD Sulbar, DR. Hj. St …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *