Mamuju, 8enam.com.-Libur panjang hari raya Idul Fitri telah tiba, olehnya itu Bupati Mamuju, Hj. St Sutinah Suhardi menghimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Mamuju tidak menambah waktu libur setelah cuti bersama Idul Fitri 1445 H.
Hal itu disampaikan Sutinah Suhardi dalam kegiatan buka puasa bersama (Bukber) dengan para ASN Pemkab Mamuju di rumah jabatan Bupati Mamuju Sapota, Rabu (3/4/2024).
“Bagi ASN yang sengaja menambah libur Lebaran tanpa ada alasan tertentu, seperti sakit atau mungkin ada keluarga terdekat yang berduka, tentu ada sanksi tegas yang menanti,” ucap Sutinah.
Sutinah mengatakan, waktu cuti bersama yang ditetapkan pemerintah pada Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah sudah cukup panjang untuk dimanfaatkan berkumpul dengan keluarga dalam merayakan Lebaran.
“Untuk itu Seluruh pegawai diwajibkan masuk kantor kembali pada hari kerja yang telah ditentukan. Hal ini berlaku untuk ASN, tenaga kerja kontrak dan pegawai tidak tetap yang berada di lingkungan Pemkab Mamuju. Artinya tidak boleh ada pegawai yang melakukan perpanjangan cuti seusai Lebaran,” ungkapnya
Bupati mengharapkan seluruh pegawai bersikap tertib dan disiplin mengikuti jadwal libur nasional tersebut.
Bagi ASN yang sengaja menambah libur sanksi tegas menanti, pengurangan tambahan penghasilan pegawai (TPP) mulai hari pertama, kedua dan ketiga.
“Jadi sesuai ketentuan hari pertama 50 persen TPP nya dikurangi, hari kedua tidak masuk dikurangi 25 persen, hari ketiga 25 persen. Jadi tiga hari itu tidak masuk 100 persen,” tegas Sutinah.
Olehnya itu, Sutinah mengimbau kepada semua ASN Pemkab Mamuju untuk tepat waktu masuk kantornya dihari pertama masuk kantor.
“Tentu kita akan melaksanakan Sidak. Sidak di hari pertama masuk kantor. Kita juga mewanti-wanti untuk para pejabat seperti kepala dinas eselon II untuk tidak menggunakan kendaraan dinasnya pulang kampung,” tegas Sutinah. (edo)