Example 300250
DaerahMamujuPendidikan

Angka Anak Tidak Sekolah di Sulbar Anjlok dari 34 Ribu Jadi 23 Ribu, Polman Masih Tertinggi!

×

Angka Anak Tidak Sekolah di Sulbar Anjlok dari 34 Ribu Jadi 23 Ribu, Polman Masih Tertinggi!

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Kabar baik berembus dari dunia pendidikan Sulawesi Barat. Jumlah Anak Tidak Sekolah (ATS) di Provinsi Sulbar mencatatkan penurunan signifikan, dari semula berada di kisaran 34 ribu anak kini menjadi 23.231 anak.

​Capaian tersebut merujuk pada data resmi dashboard ATS Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) per 8 Oktober 2026.

​Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulbar, Muhammad Nehru Sagena, menegaskan bahwa meski terjadi penurunan ribuan anak, angka 23.231 masih menjadi PR besar yang harus segera dituntaskan melalui intervensi berkelanjutan.

​”Penurunan jumlah ATS menjadi perkembangan penting, tetapi angka yang masih mencapai lebih dari 23 ribu anak menunjukkan bahwa upaya memperluas akses pendidikan di Sulbar masih perlu diperkuat secara masif,” tegas Nehru, Selasa (13/10/2026).

​Sebaran Rincian ATS di 6 Kabupaten Sulbar

​Berdasarkan pemetaan data Pusdatin Kemdikdasmen, kategori ATS terbagi menjadi tiga: BPB (Belum Pernah Bersekolah), DO (Drop Out/Putus Sekolah), dan LTM (Lulus Tidak Melanjutkan).

​Berikut rincian lengkap sebaran ATS di Sulawesi Barat:

  1. ​Kabupaten Polewali Mandar (Tertinggi): 8.551 anak (BPB: 4.199 | DO: 1.459 | LTM: 2.893)
  2. ​Kabupaten Mamuju: 4.859 anak (BPB: 2.931 | DO: 862 | LTM: 1.066)
  3. ​Kabupaten Pasangkayu: 3.557 anak (BPB: 2.305 | DO: 542 | LTM: 710)
  4. ​Kabupaten Mamasa: 2.185 anak (BPB: 1.575 | DO: 297 | LTM: 313)
  5. ​Kabupaten Majene: 2.129 anak (BPB: 899 | DO: 477 | LTM: 753)
  6. ​Kabupaten Mamuju Tengah: 1.950 anak (BPB: 1.191 | DO: 314 | LTM: 445)

​Total Keseluruhan Sulbar: 13.100 anak BPB, 3.951 anak DO, dan 6.180 anak LTM (Total: 23.231 anak).

​Jurus Amunisi Baru: Beasiswa CSR hingga Raker Bersama DPRD Polman

​Guna menarik kembali puluhan ribu anak tersebut ke bangku sekolah, Pemprov Sulbar mendapat amunisi tambahan dari sektor swasta. NGO Kaizen menyalurkan hibah Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp25 juta untuk program beasiswa khusus penanganan ATS.

​Peluncuran resmi program beasiswa ini dijadwalkan bakal diketuk langsung oleh Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) secara daring melalui Zoom pada 20 Oktober 2026 mendatang.

​Guna meredam tingginya angka ATS di Polewali Mandar, Dikbud Sulbar juga menjadwalkan agenda rapat kerja khusus menerima kunjungan Ketua DPRD dan Komisi IV DPRD Kabupaten Polman demi merumuskan langkah taktis penanganan anak kembali bersekolah di wilayah tersebut.

Editor : ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *