Mateng, 8enam.com.-Menghadapi datangnya musim penghujan yang berpotensi memicu peningkatan intensitas curah hujan di berbagai wilayah, Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap ancaman bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang.
Bupati Arsal menekankan bahwa langkah antisipasi dini serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar menjadi kunci utama untuk meminimalkan risiko bahaya dan kerugian di tengah cuaca ekstrem.
Beberapa poin krusial yang dititipkan Bupati Arsal kepada masyarakat dan jajaran pemerintah daerah meliputi:
Tingkatkan Kewaspadaan Bencana: Warga yang tinggal di daerah rawan banjir, bantaran sungai, serta perbukitan yang rawan longsor diimbau untuk selalu siaga, terutama saat hujan deras turun dalam durasi lama.
Gotong Royong Bersihkan Saluran Air: Masyarakat diminta menggalakkan aksi pembersihan drainase, parit, dan aliran sungai dari tumpukan sampah guna mencegah penyumbatan yang menjadi pemicu utama luapan air ke permukiman.
Cegah Potensi Angin Kencang: Melakukan pemangkasan terhadap pohon-pohon tua atau dahan rindang di sekitar pekarangan rumah dan jalur umum yang berpotensi tumbang saat dihempas angin kencang.
Antisipasi Penyakit Musim Hujan: Menjaga kebersihan lingkungan sekitar untuk mengantisipasi munculnya genangan air yang dapat menjadi sarang nyamuk pemicu penyakit seperti Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kesiapsiagaan Jajaran Aparat Daerah: Meminta seluruh camat, kepala desa, BPBD, serta dinas terkait untuk mengaktifkan posko siaga bencana dan memperkuat koordinasi serta respon cepat apabila terjadi keadaan darurat di wilayah masing-masing.
Bupati Arsal berharap kerja sama yang solid antara pemerintah dan masyarakat dapat menjaga Kabupaten Mamuju Tengah tetap aman, kondusif, serta terhindar dari dampak buruk musim penghujan.
Editor : Ammar







