Example 300250
DaerahMamuju TengahOlahraga

Buka Turnamen HUT RI ke-81 di Pangale, Bupati Arsal Aras Titip Pesan Khusus Ini Buat Wasit dan Pemain!

×

Buka Turnamen HUT RI ke-81 di Pangale, Bupati Arsal Aras Titip Pesan Khusus Ini Buat Wasit dan Pemain!

Sebarkan artikel ini

Mateng, 8enam.com.-Suasana Lapangan Sepak Bola Desa Polo Pangale, Kecamatan Pangale, mendadak berubah meriah dan penuh sorak-sorai warga pada Senin sore (3/8/2026). Memasuki bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kecamatan Pangale resmi memutar roda kompetisi olahraga antardesa dalam rangka menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia.

​Istimewanya, pesta olahraga rakyat ini dibuka langsung oleh Bupati Mamuju Tengah, DR. H. Arsal Aras.

​Namun, di tengah kemeriahan pembukaan turnamen tersebut, Arsal Aras melontarkan peringatan sekaligus pesan menohok bagi para peserta, panitia, hingga wasit yang memimpin laga.

​Lantas, pesan krusial apa yang ditekankan orang nomor satu di Mamuju Tengah ini?

​Pesta Rakyat dan Wadah Silaturahmi Antardesa

​Dalam sambutannya, Bupati Arsal Aras menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah kecamatan, para kepala desa, serta seluruh elemen masyarakat Pangale yang telah bahu-membahu dan bergotong-royong menggelar hajatan tahunan ini.

​Ia berharap rangkaian perlombaan olahraga ini benar-benar menjadi panggung hiburan yang menyatukan seluruh lapisan warga.

​”Semoga kegiatan ini bisa melahirkan pesta rakyat, pesta masyarakat, ataupun menjadi hiburan bagi warga di Kecamatan Pangale. Ini adalah wadah ajang silaturahmi antardesa dan antarwarga,” ujar Arsal.

​Wanti-Wanti Jangan Sampai Ada “Perang” Antardesa

​Bukan sekadar seremonial biasa, Bupati mengingatkan keras agar tensi tinggi di dalam lapangan tidak membawa perpecahan di luar lapangan. Ia mewanti-wanti seluruh atlet dan suporter agar tidak terpancing emosi oleh hal-hal sepele yang bisa merusak hubungan antardesa.

​Tak lupa, Arsal memberikan ketegasan khusus kepada perangkat pertandingan agar bertindak jujur dan adil.

​”Saya titip pesan kepada seluruh peserta untuk tetap menjaga sportivitas dan kekompakan. Jangan sampai karena persoalan sepele nantinya justru menimbulkan keributan yang membuat antardesa saling bermusuhan! Untuk panitia dan wasit, silakan mengambil keputusan yang bijak di setiap pertandingan,” tegas Bupati Mateng tersebut menutup sambutannya.

​Dengan peluit pertama yang dibunyikan, ajang olahraga antardesa di Kecamatan Pangale resmi bergulir. Selain memburu trofi juara, seluruh warga kini berkomitmen menjadikan HUT RI ke-81 ini sebagai momentum mempererat persatuan di Bumi Lalla Tassisara.

Editor : Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *