Example 300250
DaerahMamuju

Siap-siap! Ada Kejutan Besar di Lapangan Ahmad Kirang dan Laut Mandar Demi Sambut Dua Momen Spektakuler Ini

×

Siap-siap! Ada Kejutan Besar di Lapangan Ahmad Kirang dan Laut Mandar Demi Sambut Dua Momen Spektakuler Ini

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Warga Sulawesi Barat tampaknya harus bersiap mengosongkan agenda di pertengahan hingga akhir tahun ini. Pasalnya, pesta rakyat besar-besaran bakal mengguncang daratan hingga lautan Sulbar dalam rangka menyambut Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI dan Hari Jadi Provinsi Sulawesi Barat ke-22 Tahun 2026.

​Kesiapan matang ini dibocorkan langsung oleh Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Provinsi Sulawesi Barat, Bau Akram Dai, usai menghadiri Rapat Teknis Persiapan di Ruang Theater Kantor Gubernur Sulbar, Selasa (28/7/2026).

​Rapat lintas instansi yang menindaklanjuti arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka ini memastikan seluruh jajaran Pemprov bergerak kompak demi menyajikan perayaan yang tak hanya khidmat, tapi juga berdampak langsung bagi kantong masyarakat.

17 Agustus: Lapangan Ahmad Kirang Bakal Bergoyang

​Kabar bahagianya, Dispoparekraf Sulbar telah menyiapkan agenda spesial untuk memanjakan warga di Hari Kemerdekaan. Tepat pada 17 Agustus 2026, Lapangan Ahmad Kirang, Mamuju, akan disulap menjadi panggung Festival Musik super meriah.

​Bukan sekadar musik biasa, panggung ini bakal memadukan tarian tradisional yang megah dengan penampilan talenta-talenta musik lokal terbaik Sulbar. Tak berhenti di situ, puluhan pelaku UMKM ekraf juga diterjunkan untuk memanjakan perut dan mata para pengunjung, membuat putaran ekonomi lokal dipastikan melonjak tajam.

September: Atraksi Spektakuler ‘Sandeq Silumba 2026’ Menjelajah Lautan

​Tak kalah mendebarkan, perayaan Hari Jadi Sulbar ke-22 juga bakal menghadirkan mahakarya budaya maritim yang paling ditunggu-tunggu: Sandeq Silumba 2026!

​Perahu cadik tradisional khas Mandar yang legendaris ini dijadwalkan bakal menerjang ombak pada 24–27 September 2026, berpusat di Kabupaten Polewali Mandar dan Kabupaten Majene.

​”Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga dan wisata bahari, tetapi juga sarana pelestarian budaya maritim Mandar sekaligus memperkuat promosi destinasi wisata unggulan Sulawesi Barat di tingkat nasional,” papar Bau Akram.

Geliat Ekonomi di Balik Pesta Rakyat

​Bau Akram menegaskan bahwa seluruh rangkaian acara ini dirancang bukan sekadar untuk bergembira ria, melainkan sebagai mesin penggerak ekonomi warga sesuai visi Gubernur Suhardi Duka.

​”Seluruh kegiatan yang kami laksanakan tidak hanya bertujuan memeriahkan hari besar, tetapi juga menjadi instrumen untuk menggerakkan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan pemberdayaan masyarakat,” pukas Bau Akram optimistis.

Editor : Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *