Mamuju, 8enam.com.-Suasana di Waterpark Hotel Maleo Mamuju mendadak pecah dan penuh emosi pada Kamis malam (4/6/2026). Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), menggelar jamuan spesial untuk menyambut kedatangan sosok yang sudah tidak asing lagi bagi warga Sulbar: Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh.
Pertemuan ini bukan sekadar kunjungan dinas biasa, melainkan momen “pulang kampung” bagi Prof. Zudan, yang pernah menakhodai Sulbar sebagai Penjabat (Pj) Gubernur periode 2023–2024.
Reuni Akbar Penuh Tawa dan Nyanyian
Pantauan di lokasi menunjukkan atmosfer yang luar biasa cair. Duduk berdampingan, Gubernur SDK dan Prof. Zudan yang didampingi istri, Ninuk Triyanti Zudan, terlihat larut dalam obrolan santai dan penuh tawa.
Ketegangan birokrasi runtuh seketika saat malam semakin larut. Sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hadir bergantian naik ke panggung, menyumbangkan lagu, dan bernyanyi bersama.
”Pak Prof Zudan ini datang kembali ke kampungnya sendiri. Tentu kita merasa bahagia dan kita ingin kembali mengenang bersama bawahan-bawahan yang dulu. Akhirnya kita menyanyi dan kita happy-happy malam ini,” ungkap Gubernur Suhardi Duka dengan wajah sumringah.
Bisikan Rahasia: “Tentang Masa Depan Sulbar”
Di balik keseruan bernyanyi dan bernostalgia, pertemuan dua tokoh besar ini ternyata memuat agenda penting. Saat dicecar pertanyaan oleh awak media mengenai isi obrolan empat mata di meja makan, Gubernur SDK memberikan jawaban singkat namun penuh teka-teki.
“Tentang masa depan Sulbar,” cetus SDK misterius.
Apakah ini sinyal akan adanya gebrakan baru atau reformasi besar-besaran bagi aparatur sipil negara (ASN) di bumi Malaqbi? Yang pasti, sinergi antara Gubernur Sulbar dan Kepala BKN RI ini diprediksi membawa angin segar bagi jalannya roda pemerintahan ke depan.
Prof. Zudan: “Hubungan Kami Cair, Kalau Perlu Datang Lagi Main Bola!”
Sementara itu, Prof. Zudan Arif Fakrulloh tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya atas sambutan luar biasa dari Pemprov Sulbar. Baginya, SDK bukan sekadar pejabat, melainkan sahabat lama.
”Pak Gubernur ini sahabat lama saya. Dulu kan sering jalan bareng, car free day di sini,” kenang Zudan sembari tersenyum.
Zudan juga menegaskan bahwa chemistry antara dirinya dan pihak Pemprov Sulbar sama sekali tidak memudar meski ia sudah tidak menjabat lagi di sana. Bahkan, ia sempat berseloroh rindu untuk berolahraga bersama lagi di Mamuju.
”Terima kasih banyak atas undangannya… Kalau perlu nanti kita datang lagi, main bola lagi! Dari dulu hubungan kami cair, tidak ada masalah,” pungkasnya yang langsung disambut tawa meriah dari Sekretaris Provinsi Junda Maulana dan seluruh kepala OPD yang hadir. (Rls)
Editor : Ammar







