Example 300250
DaerahMamujuPendidikan

Buka Bimtek Literasi, Sekda Sulbar Sentil Netizen Medsos : Tanpa Literasi, Kita Ibarat Arungi Samudera Tanpa Kompas!

×

Buka Bimtek Literasi, Sekda Sulbar Sentil Netizen Medsos : Tanpa Literasi, Kita Ibarat Arungi Samudera Tanpa Kompas!

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Di tengah gempuran arus informasi dan dominasi media sosial yang kian tak terbendung, kemampuan menyaring berita menjadi benteng utama masyarakat. Menyadari hal tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) bergerak taktis menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi, Kamis (21/05/2026).

​Agenda besar ini merupakan bagian dari eksekusi nyata untuk mendukung program unggulan daerah, Sulbar Mandarras (Sulbar Cerdas dan Mandiri).

​Membuka kegiatan mewakili Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK), Sekretaris Daerah (Sekda) Sulbar, Junda Maulana, mengingatkan 150 peserta yang hadir mengenai bahaya laten penyebaran berita bohong (hoaks) yang kerap memicu kegaduhan publik.

​Menurut Junda, informasi bisa menjadi bahan bakar pendukung pembangunan, namun sekaligus dapat menjadi penghambat instan jika tidak dikelola dengan bijak oleh para pengguna internet (netizen).

​“Ketika berita yang kita terima itu baik dan diinformasikan kembali secara benar, dampaknya tentu luar biasa baik. Tapi kalau informasinya buruk, lalu disebarkan begitu saja tanpa dianalisis, efeknya akan sangat merusak,” sentil Junda Maulana di hadapan peserta.

​Akibat Asal Share Tanpa Disaring

​Junda memaparkan, inti dari literasi informasi adalah kecakapan seseorang dalam mendeteksi kapan ia membutuhkan informasi, bagaimana cara memverifikasi kebenarannya, mengelolanya, hingga mendistribusikannya secara tepat.

​Ia menyayangkan fenomena hari ini di mana banyak pengguna media sosial yang memiliki kebiasaan buruk asal klik tombol share tanpa mencerna isi konten terlebih dahulu.

​“Kadang tanpa literasi informasi, kita mudah sekali terpengaruh. Di medsos, banyak yang menerima informasi mentah-mentah, langsung dibagikan kembali tanpa dianalisis. Kemampuan literasi ini ibarat kompas dalam perjalanan. Tanpa itu, kita seperti mengarungi samudera luas tanpa kompas. Pasti tersesat,” analogi Sekda Sulbar.

​Hadirkan Mentor Berkelas Lintas Instansi

​Guna mengupas tuntas trik menghadapi era digital, Bimtek ini tidak tanggung-tanggung dalam menghadirkan barisan narasumber berbobot yang kompeten di bidangnya, antara lain:

  • Shalahuddin (Pandu Literasi Digital Kemenkomdigi RI)
  • Farhanuddin (Dosen Fisip Hukum Unsulbar / Maheswara Pratama BPIP-RI)
  • Muhammad Ridwan Alimuddin (Penulis & Duta Baca Sulbar)

​Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulbar, Mustari Mula, menjelaskan bahwa 150 peserta yang digembleng dalam forum ini terdiri dari para pustakawan, tenaga perpustakaan, guru, hingga para pegiat literasi dari berbagai komunitas.

​“Tujuan utama kita adalah mendongkrak kemampuan peserta dalam mengakses, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi secara efektif. Kami ingin perpustakaan tidak sekadar jadi tempat menyimpan buku, melainkan episentrum literasi, pembelajaran digital, sekaligus ruang kolaborasi bagi para agen perubahan di Sulawesi Barat,” pungkas Mustari Mula.

Editor: Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *