Mamuju, 8enam.com.-Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat mengikuti pembinaan intensif terkait penyusunan dokumen Peta Proses Bisnis (Probis) secara virtual, Selasa (05/05/2026). Kegiatan yang difasilitasi oleh Biro Organisasi Sekretariat Daerah Sulbar ini bertujuan untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, efisien, dan akuntabel.
Langkah ini merupakan bagian dari pengejawantahan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) serta menjamin pelayanan dasar yang berkualitas bagi masyarakat.
Optimalisasi Sistem Birokrasi
Peta Proses Bisnis menjadi instrumen penting bagi setiap instansi untuk menggambarkan alur kerja yang jelas, sehingga tumpang tindih kewenangan dapat dihindari. Dalam pembinaan tersebut, jajaran Dinas Pangan mendapatkan arahan strategis mengenai:
- Peningkatan Kinerja Organisasi: Menyelaraskan alur kerja dengan target capaian daerah.
- Penguatan Sistem Birokrasi: Membangun struktur kerja yang lebih lincah dan responsif.
- Pelayanan Publik Berbasis Capaian: Memastikan setiap proses kerja bermuara pada manfaat nyata bagi masyarakat.
Budaya Kerja Berbasis Reformasi
Kepala Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Suyuti Marzuki, menegaskan bahwa penyusunan Peta Probis ini bukan sekadar pemenuhan dokumen administratif, melainkan momentum untuk mengubah budaya kerja internal.
“Seluruh jajaran harus menjadikan reformasi birokrasi sebagai budaya kerja. Saya instruksikan agar disiplin, akuntabilitas, dan kualitas pelayanan ditingkatkan. Kita harus mampu mengimplementasikan konsep ini secara nyata dalam tugas sehari-hari,” tegas Suyuti Marzuki.
Sinergi Menuju Panca Daya
Suyuti juga mengingatkan pentingnya sinergi antarbidang di Dinas Pangan guna mendorong capaian kinerja yang terukur dan berkelanjutan. Hal ini krusial untuk mendukung visi pembangunan Sulawesi Barat melalui program Panca Daya.
Dengan dokumen Peta Probis yang matang, Dinas Pangan Sulbar diharapkan semakin optimal dalam menjalankan fungsinya, memberikan pelayanan prima, serta mendukung ketahanan pangan daerah melalui birokrasi yang profesional dan modern.
Editor: Ammar







