Example 300250
DaerahMamuju

Sinergi Bappenas-Bapperida : Audit Proyek Strategis di Sulbar, Dorong Integrasi Pelabuhan dan Jalan

×

Sinergi Bappenas-Bapperida : Audit Proyek Strategis di Sulbar, Dorong Integrasi Pelabuhan dan Jalan

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat mendampingi Tim Direktorat Konektivitas dan Infrastruktur Logistik Kementerian PPN/Bappenas dalam monitoring dan evaluasi (monev) lapangan selama dua hari, 13–14 April 2026. Peninjauan ini menyasar titik-titik vital logistik guna memastikan proyek infrastruktur memberikan dampak ekonomi yang nyata.

​Langkah ini selaras dengan visi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), yang memprioritaskan pembangunan infrastruktur terintegrasi demi kelancaran arus barang dan jasa di Bumi Manakarra.

Integrasi Antarmoda Jadi Catatan Penting

​Mewakili Kepala Bapperida, Kabid Infrastruktur Arjanto, mendampingi tim pusat menyisir Pelabuhan Penyeberangan Mamuju, Pelabuhan Belang-Belang, hingga akses jalan strategis di Lingkar Papalang. Perwakilan Bappenas, Puji, menyoroti pentingnya keterhubungan antara pelabuhan dan akses darat agar tidak terjadi keterputusan layanan.

​“Integrasi antarmoda transportasi harus dirancang menyeluruh. Kami ingin memastikan program DAK dan Inpres Jalan Daerah tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga berdampak langsung pada efisiensi logistik dan pertumbuhan ekonomi daerah,” tegas Puji.

Progres Positif Jembatan Karema

​Dalam tinjauan sektor jalan, tim mencatat capaian impresif pada pembangunan Jembatan Karema di pusat Kota Mamuju. Saat ini, realisasi fisik telah mencapai 67%, jauh melampaui target rencana awal sebesar 29,32%. Jembatan strategis ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada Desember 2026 dan diproyeksikan menjadi urat nadi baru transportasi perkotaan.

​Selain jembatan, evaluasi juga difokuskan pada:

  • Akses Sentra Produksi: Memastikan jalan yang dibangun mendukung distribusi hasil pertanian, perikanan, dan peternakan.
  • Dukungan DAK & Inpres: Evaluasi pelaksanaan DAK Jalan 2024 dan Inpres Jalan Daerah 2025 agar tepat sasaran.
  • Pengembangan Pelabuhan: Pembahasan terkait review Rencana Induk Pelabuhan (RIP) di lokasi strategis seperti Palipi dan Tanjung Silopo.

Perencanaan Berbasis Outcome

​Kepala Bapperida Sulbar, Amujib, menekankan bahwa fungsi Bapperida adalah menyinergikan program pusat dan daerah agar setiap rupiah anggaran menghasilkan outcome yang jelas bagi masyarakat.

​”Pembangunan infrastruktur tidak boleh berhenti pada output fisik semata. Harus ada dampak nyata berupa efisiensi logistik dan peningkatan kesejahteraan. Kami memastikan setiap usulan kegiatan berbasis kebutuhan prioritas dan kesiapan teknis yang matang,” ujar Amujib.

​Melalui monev ini, pemerintah daerah didorong untuk segera menyiapkan readiness criteria sebagai syarat pengusulan program masa depan. Dengan koordinasi yang solid antara pusat dan daerah, Sulawesi Barat optimis mampu mempercepat transformasi ekonomi melalui konektivitas wilayah yang tangguh.

Editor: Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *