Mamuju, 8enam.com.-Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat bergerak cepat memperkuat barisan dalam menjaga stabilitas keamanan dan dinamika politik daerah. Melalui rapat koordinasi internal yang dipimpin langsung oleh Kepala Badan Kesbangpol Sulbar, Muh. Darwis Damir, SE, MM, instansi ini mematangkan strategi pemantauan wilayah tahun 2026, Kamis (26/3/2026).
Langkah konsolidasi ini merupakan instruksi langsung guna memastikan situasi daerah tetap kondusif dan sejalan dengan misi pembangunan Panca Daya Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK).
Respons Isu Pengganti Wakil Gubernur
Salah satu poin krusial dalam rapat tersebut adalah pemantauan dinamika politik pasca-wafatnya Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Alm. Jenderal Salim S. Mengga. Kesbangpol menaruh atensi khusus pada respons masyarakat terkait figur calon pengganti posisi tersebut agar transisi kepemimpinan tetap berjalan stabil.
“Fokus utama kita adalah memantau tanggapan masyarakat terkait isu figur calon pengganti Wakil Gubernur. Hal ini sangat krusial untuk menjaga konsistensi stabilitas daerah. Saya instruksikan Bidang Politik menyusun laporan pemantauan secara rutin dan terukur,” tegas Darwis Damir.
Peningkatan Indeks Demokrasi dan Pengawasan Nasional
Selain isu pimpinan daerah, Kesbangpol Sulbar juga menargetkan peningkatan angka Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) melalui pendokumentasian perkembangan partai politik serta pemantauan jadwal persidangan di DPRD secara sistematis.
Di sektor keamanan, Bidang Wasnas diinstruksikan memperketat deteksi dini terhadap isu terorisme, gangguan keamanan, hingga ancaman propaganda yang berpotensi memecah belah persatuan. Data mengenai aksi demonstrasi juga dikelola secara digital untuk mengukur efektivitas penanganannya di lapangan.
Wawasan Kebangsaan dan Kerukunan Ormas
Arahan strategis juga diberikan kepada:
- Bidang Ideologi: Mempertajam laporan capaian wawasan kebangsaan dan memastikan seleksi calon Paskibraka tingkat kabupaten berjalan transparan.
- Bidang Ormas: Memantau aktivitas rumah ibadah guna memastikan kerukunan antarumat beragama tetap terjaga di seluruh wilayah Sulawesi Barat.
Akuntabilitas Berbasis Anggaran
Menutup arahannya, Darwis Damir meminta Sekretaris Badan dan PPK untuk memastikan laporan kinerja berbasis progres anggaran tersedia setiap bulan. Hal ini penting agar setiap program kerja memiliki output dan outcome yang akurat, termasuk dalam merespons kebijakan fiskal daerah terkait kesejahteraan aparatur.
Dengan penguatan data dan strategi pemantauan ini, Kesbangpol Sulbar berkomitmen menjadi garda terdepan dalam menjaga marwah demokrasi dan stabilitas keamanan di Tanah Malaqbi. (Rls)







