Polman, 8enam.com.-Gelombang kepedulian terhadap korban kebakaran di Desa Galung Tulu, Kecamatan Balanipa, terus mengalir. Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Provinsi Sulawesi Barat menggandeng mitra sektor swasta, PT Jafran dan PT Bintang Permana, untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai total Rp30.580.000, Kamis (12/3/2026).
Langkah kolaboratif ini merupakan wujud nyata solidaritas sosial dalam meringankan beban warga pascamusibah kebakaran hebat yang terjadi pada akhir Februari lalu.
Wujud Empati dan Solidaritas Sosial
Kepala DTPHP Sulbar, Hamdani Hamdi, menegaskan bahwa bantuan ini adalah bentuk empati pemerintah bersama dunia usaha. Kehadiran mereka di lokasi bencana bertujuan untuk memastikan warga yang terdampak merasakan dukungan nyata dalam masa pemulihan.
“Bantuan ini adalah wujud empati kami bersama mitra kepada masyarakat Desa Galung Tulu. Kami sangat berharap kontribusi ini dapat meringankan beban para korban dalam memenuhi kebutuhan mendesak mereka pasca-kejadian,” ujar Hamdani Hamdi.
Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada PT Jafran dan PT Bintang Permana yang responsif dalam mendukung program kemanusiaan di Sulawesi Barat. Sinergi ini sejalan dengan visi Gubernur Suhardi Duka (SDK) yang menekankan pembangunan berorientasi kesejahteraan dan penguatan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Pentingnya Kolaborasi Multipihak
Sekretaris DTPHP Sulbar, drh. Agus Rauf, menambahkan bahwa penanganan dampak bencana tidak bisa dilakukan oleh pemerintah sendirian. Dukungan dari pihak swasta menjadi suplemen penting dalam mempercepat proses bangkitnya ekonomi dan sosial masyarakat terdampak.
“Kerja sama antara pemerintah dan pihak swasta sangat krusial. Penanganan dampak bencana membutuhkan gotong royong dari berbagai lini. Semoga bantuan ini dimanfaatkan dengan baik dan warga Galung Tulu dapat segera pulih serta kembali beraktivitas,” ungkap Agus Rauf.
Komitmen Berkelanjutan
Melalui penyaluran bantuan ini, DTPHP Sulbar bersama para mitra berharap dapat memberikan manfaat langsung serta memicu semangat kepedulian bagi pihak lain untuk turut berkontribusi. Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat dalam menghadapi situasi sulit melalui kebijakan yang inklusif dan solutif. (Rls)







