Mamuju, 8enam.com.-Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat mengeluarkan imbauan penting bagi masyarakat yang berencana melakukan perjalanan mudik menjelang Hari Raya Idulfitri. Warga diminta proaktif memastikan keamanan rumah dan lingkungan sekitar agar situasi kondusif tetap terjaga selama ditinggal dalam keadaan kosong.
Kepala Badan Kesbangpol Sulbar, Darwis Damir, menegaskan bahwa langkah antisipasi ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), guna menjamin rasa aman dan meminimalisir potensi gangguan keamanan di tengah masyarakat.
Pentingnya Koordinasi dengan Pengurus Lingkungan
Salah satu poin utama dalam imbauan ini adalah kewajiban warga untuk melapor kepada Ketua RT atau RW setempat sebelum berangkat mudik. Hal ini bertujuan agar aparat lingkungan dapat memetakan dan memantau rumah-rumah yang kosong secara lebih intensif.
“Kami sangat mengharapkan warga melapor ke pengurus lingkungan masing-masing. Dengan adanya laporan tersebut, Ketua RT/RW dan petugas keamanan lingkungan dapat membantu mengawasi rumah yang ditinggalkan pemiliknya,” ujar Darwis Damir, Jumat (13/3/2026).
Cek Fisik dan Instalasi Listrik
Selain pelaporan administratif, Kesbangpol Sulbar juga mengingatkan masyarakat untuk melakukan pengecekan fisik secara menyeluruh pada tempat tinggal mereka, antara lain:
- Pengamanan Pintu & Jendela: Memastikan seluruh akses masuk terkunci dengan kunci ganda jika diperlukan.
- Pencegahan Kebakaran: Mematikan aliran listrik yang tidak perlu, mencabut regulator kompor, dan memastikan peralatan elektronik dalam kondisi off.
- Sinergi Tetangga: Menitipkan pengawasan rumah kepada tetangga atau kerabat terdekat yang tidak melakukan mudik.
Gotong Royong Menjaga Keamanan
Darwis menekankan bahwa partisipasi aktif masyarakat adalah kunci utama keamanan lingkungan. Menurutnya, kepedulian antartetangga akan menciptakan sistem keamanan alami yang efektif untuk menekan angka kriminalitas maupun potensi bencana selama masa libur panjang.
“Partisipasi masyarakat sangat krusial. Dengan saling peduli dan bekerja sama, potensi gangguan keamanan seperti pencurian atau risiko kebakaran dapat diminimalkan. Mari kita jaga lingkungan agar tetap aman, nyaman, dan kondusif,” pungkasnya.
Pemprov Sulbar berharap melalui kepatuhan warga terhadap imbauan ini, tradisi mudik tahun 2026 dapat berjalan lancar tanpa ada kekhawatiran mengenai kondisi rumah yang ditinggalkan. (Rls)







