Polman, 8enam.com.-Suasana khidmat sekaligus haru mewarnai Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Kamis (12/3/2026). Selain menjadi wadah silaturahmi, kegiatan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama ini menjadi momentum refleksi mengenang 40 hari wafatnya Wakil Gubernur Sulbar, Mayjen TNI (Purn) Salim S. Mengga.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Suhardi Duka (SDK), Bupati Polman Samsul Mahmud, jajaran Forkopimda, serta ratusan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.
Mengenang Sang Teladan: 40 Hari Wafatnya Wagub
Gubernur SDK mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam atas berpulangnya rekan seperjuangannya tersebut. Ia mengenang almarhum sebagai sosok yang penuh nasihat dan keteladanan bagi seluruh masyarakat Sulawesi Barat.
“Kenangan sejak deklarasi hingga memimpin Sulbar bersama beliau terekam jelas di memori saya. Kita masih merindukan nasihatnya, namun kita harus melepas dengan tulus. Mari kita lanjutkan nilai-nilai serta pesan yang ditinggalkan almarhum sebagai panduan membangun daerah,” ujar SDK dengan nada haru.
Apresiasi Tata Kelola Pemerintahan Polman
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur SDK memberikan apresiasi tinggi kepada Bupati Samsul Mahmud atas perbaikan signifikan birokrasi di Polman. Berdasarkan data terbaru, kinerja pemerintahan di Polman menunjukkan tren positif yang membanggakan:
- Indeks Reformasi Birokrasi: Mencapai 70,88 (Nilai BB).
- Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK: Berada di angka 75,8.
“Indikator makro ekonomi, mulai dari pertumbuhan ekonomi yang naik hingga angka kemiskinan yang menurun, adalah bukti nyata sinergi yang berjalan baik antara Pemprov dan Pemkab Polman,” tambah Gubernur.
Fokus Sektor Unggulan: Irigasi Lakejo dan Hilirisasi
Sebagai lumbung pangan Sulbar, Polman menjadi fokus utama pengembangan sektor pertanian. Gubernur SDK menegaskan komitmennya untuk meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) dari 1,4 menjadi minimal 2,0.
- Irigasi: Pemprov mengalokasikan Rp6 miliar tahun ini untuk kelanjutan pembangunan Irigasi Lakejo agar sawah warga bisa panen minimal dua kali setahun.
- Hilirisasi Kakao: Pembagian mesin produksi butter untuk meningkatkan nilai tambah produk hingga lima kali lipat.
- Kemandirian Pakan: Pemanfaatan potensi jagung dan dedak lokal untuk industri pakan ternak mandiri.
- Kelautan: Rencana pengadaan 4 hingga 5 kapal tangkap besar pada 2027 guna menekan inflasi harga ikan.
Sinergi Penanganan Bencana
Bupati Polman Samsul Mahmud juga melaporkan dukungan cepat Pemprov Sulbar sebesar Rp600 juta bagi korban kebakaran di Galung Tulu (wilayah Pamusuwa). Luar biasanya, solidaritas warga Polman juga berhasil menggalang donasi hingga hampir Rp2 miliar.
“Ini bukti bahwa kolaborasi kita luar biasa. Baik bantuan pemerintah maupun kepedulian masyarakat, semuanya bergerak bersama untuk kemanusiaan,” pungkas Samsul Mahmud. (Rls)







