Polman, 8enam.com.-Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat Dusun Galung Tuluk, Kecamatan Balanipa, yang tengah berduka pasca-musibah kebakaran. Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Sulbar, Murdanil, turun langsung mengunjungi lokasi sekaligus menyerahkan bantuan Al-Qur’an kepada pengurus Masjid Nurul Hidayah, Kamis (12/3/2026).
Kunjungan ini tidak hanya bertujuan untuk menyalurkan bantuan material, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moral dari pemerintah provinsi agar aktivitas keagamaan dan pembinaan spiritual warga tetap berjalan meski di tengah masa pemulihan.
Kehadiran Pemerintah sebagai Bentuk Empati
Kepala Biro Pemkesra, Murdanil, menyampaikan bahwa aksi sosial ini adalah instruksi langsung dari pimpinan daerah untuk memastikan pemerintah hadir saat rakyat membutuhkan bantuan.
“Bantuan Al-Qur’an ini adalah simbol kepedulian Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Di balik musibah kebakaran yang terjadi, kami ingin memastikan sarana ibadah masyarakat tetap terjaga. Kami berharap bantuan ini memperkuat kegiatan ibadah dan menjadi penyemangat spiritual bagi warga di Galung Tuluk,” ujar Murdanil saat menyerahkan bantuan secara simbolis.
Efisiensi Anggaran untuk Manfaat Publik Tinggi
Kegiatan ini sejalan dengan arahan tegas Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), yang menekankan pada efektivitas penggunaan anggaran daerah. Gubernur SDK selalu menginstruksikan agar setiap alokasi dana pemerintah harus memiliki “Nilai Publik Tinggi” dan berdampak langsung bagi rakyat.
“Kita harus tinggalkan alokasi anggaran yang tidak memiliki nilai publik tinggi. Program pemerintah harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga, terutama mereka yang sedang menghadapi tantangan hidup,” tegas Murdanil mengutip pesan Gubernur SDK.
Silaturahmi di Tengah Tantangan
Penyerahan bantuan yang disaksikan oleh tokoh agama dan masyarakat setempat ini berlangsung sederhana namun penuh khidmat. Momen ini juga dimanfaatkan sebagai ruang silaturahmi antara pemerintah dan warga untuk mendengar aspirasi serta kondisi terkini para penyintas kebakaran.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berharap bantuan ini dapat memicu semangat kebersamaan masyarakat untuk segera bangkit dan menjaga harmoni sosial pasca-bencana. (Rls)







