Mamuju, 8enam.com.-Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (KominfoSP) Provinsi Sulawesi Barat mengambil langkah konkret dalam mempercepat transformasi digital di lingkup internal. Melalui rapat koordinasi yang dipimpin oleh Kepala Dinas KominfoSP, Muhammad Ridwan Djafar, seluruh jajaran diinstruksikan untuk beralih sepenuhnya ke sistem kerja berbasis digital, Selasa (10/3/2026).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa KominfoSP menjadi lokomotif penggerak bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya dalam mengimplementasikan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Digitalisasi Administrasi: Dari Buku Tamu hingga Notulensi Rapat
Ridwan Djafar menekankan bahwa digitalisasi tidak boleh hanya menjadi jargon luar, melainkan harus dimulai dari budaya kerja di dalam kantor. Setiap bidang diwajibkan menunjuk penanggung jawab teknis guna memastikan operasional harian beralih ke platform digital.
”Penerapan digitalisasi tidak hanya menyentuh layanan publik, tetapi juga tata kelola internal organisasi. Mulai dari sistem penerimaan tamu hingga pelaksanaan rapat internal, semuanya harus melalui platform digital agar lebih tertata, efisien, dan dokumentasinya lebih terjamin,” tegas Ridwan Djafar.
Mendukung Visi Tata Kelola Pemerintahan Berkualitas
Transformasi ini merupakan bagian dari strategi besar untuk menghadirkan sistem kerja yang adaptif, transparan, dan responsif terhadap perkembangan teknologi. Ridwan menambahkan bahwa penguatan sistem digital ini adalah mandat langsung dari visi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK).
“Ini adalah wujud dari misi Gubernur dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan berkualitas. Kita ingin menghadirkan sistem kerja yang lebih modern dan efektif guna menjawab tuntutan pelayanan publik yang serba cepat saat ini,” tambahnya.
Efisiensi dan Akuntabilitas Data
Dengan sistem digital yang terintegrasi, KominfoSP menargetkan adanya penghematan waktu dan sumber daya dalam urusan administrasi. Dokumentasi digital yang rapi diharapkan mempermudah evaluasi kinerja serta memastikan data pemerintahan tersimpan dengan aman dan mudah diakses kapan pun dibutuhkan.
Melalui penguatan internal ini, KominfoSP Sulbar optimis dapat meningkatkan kualitas layanan pemerintahan secara keseluruhan dan menjadi standar bagi transformasi digital di seluruh wilayah Sulawesi Barat. (Rls)







