Mamuju, 8enam.com.-Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, menegaskan kesiapan jajarannya dalam mendukung penuh langkah strategis pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga. Hal ini disampaikan usai menghadiri High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Tingkat Provinsi yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat di Ballroom Andi Depu, Selasa (10/3/2026).
Pertemuan tersebut menjadi forum krusial bagi seluruh pimpinan perangkat daerah dan tim ahli guna memastikan instrumen kebijakan ekonomi daerah berjalan efektif, terutama dalam menyambut momentum hari besar keagamaan.
Menjaga Kesejahteraan Melalui Stabilitas Harga
Dalam forum tersebut, Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), menekankan bahwa persoalan inflasi memiliki kaitan erat dengan tingkat kesejahteraan masyarakat di akar rumput. Pengendalian harga kebutuhan pokok menjadi kunci agar daya beli masyarakat tetap terjaga.
“Pengendalian inflasi bukan hanya soal data dan angka di atas kertas, tetapi tentang menjaga kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Semua perangkat daerah harus bergerak bersama agar pasokan terjaga dan harga tetap stabil,” tegas Suhardi Duka.
Komitmen Dukungan Lintas Sektor
Senada dengan hal tersebut, Kepala Biro Pemkesra, Murdanil, menyatakan bahwa Biro Pemkesra memiliki peran dalam memastikan koordinasi dan harmonisasi kebijakan di tingkat birokrasi berjalan mulus. Sinergi antarlembaga dipandang sebagai syarat mutlak agar program intervensi pemerintah tepat sasaran.
“Kegiatan ini menjadi langkah penting untuk menyatukan pemahaman dan komitmen. Kami di Biro Pemkesra siap mendukung penuh setiap kebijakan Gubernur agar manfaat pengendalian harga ini benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Sulawesi Barat,” ujar Murdanil.
Intervensi Tepat Sasaran
HLM TPID kali ini secara spesifik membedah kondisi terkini inflasi daerah serta merancang langkah mitigasi terhadap potensi gejolak harga. Pembahasan diarahkan pada percepatan respons pemerintah, penguatan rantai distribusi barang, serta peningkatan ketahanan pangan daerah.
Melalui konsolidasi ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berharap dapat menciptakan stabilitas ekonomi yang berkelanjutan. Masyarakat pun diimbau untuk mendukung upaya ini dengan menerapkan pola konsumsi yang bijak guna bersama-sama menjaga kondusivitas ekonomi daerah. (Rls)







