Mamuju, 8enam.com.-Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar buka puasa bersama sebagai momentum memperkuat sinergi antar-elemen olahraga di wilayah Sulbar. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (8/3/2026) ini dihadiri oleh jajaran pengurus, perwakilan cabang olahraga, pemerhati olahraga, hingga pihak swasta.
Hadir mewakili Gubernur Sulawesi Barat, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Junda Maulana menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menjadi garda terdepan dalam mendukung pengembangan prestasi olahraga di Tanah Malaqbi.
Sinergi Tanpa Batas untuk Kemajuan Olahraga
Sekprov Junda Maulana menyampaikan bahwa olahraga merupakan instrumen penting dalam mengharumkan nama daerah. Kerjasama antara Pemprov dan KONI akan terus ditingkatkan guna memastikan pembinaan atlet berjalan berkesinambungan.
”Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus mendorong pengembangan prestasi olahraga. Kerja sama akan terus kita bangun bersama KONI demi kemajuan olahraga di Sulbar, dengan harapan prestasi kita terus berkembang di masa depan,” ujar Junda Maulana.
Olahraga Sebagai Pilar SDM Unggul
Ketua KONI Sulbar, Syamsul Samad, mengungkapkan bahwa bulan suci Ramadan 1447 H ini menjadi waktu yang tepat untuk menyatukan visi seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, olahraga memiliki posisi strategis dalam mendukung misi Gubernur Suhardi Duka terkait pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter.
“Kolaborasi yang kuat adalah kunci. Kami ingin memberikan ruang dan fasilitas seluas-luasnya bagi atlet lokal untuk mengembangkan diri. Siapa pun yang memiliki bakat dan potensi, tanpa memandang latar belakang, harus kita beri kesempatan untuk mengharumkan nama Sulbar,” tegas Syamsul Samad.
Visi Prestasi Nasional dan Internasional
Melalui penguatan komunikasi yang dibangun dalam forum ini, KONI Sulbar optimis efektivitas pembinaan atlet akan semakin meningkat. Syamsul menekankan pentingnya keterlibatan sektor swasta untuk bersama-sama mendampingi atlet agar mampu bersaing tidak hanya di level nasional, tetapi juga internasional.
Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal penguatan program kerja di sisa tahun 2026, guna memastikan fasilitas dan iklim kompetisi di Sulawesi Barat semakin profesional dan berorientasi pada hasil nyata. (Rls)







