Example 300250
DaerahHukum & KriminalMamuju Tengah

Komitmen Tanpa Kompromi : Polres Mamuju Tengah Ungkap 9 Kasus Narkoba dan Amankan 15 Tersangka

×

Komitmen Tanpa Kompromi : Polres Mamuju Tengah Ungkap 9 Kasus Narkoba dan Amankan 15 Tersangka

Sebarkan artikel ini

Mateng, 8enam.com.-Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Mamuju Tengah menunjukkan taringnya dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Dalam kurun waktu dua bulan sejak Januari hingga akhir Februari 2026, korps Bhayangkara berhasil mengungkap 9 kasus tindak pidana narkotika di wilayah hukum Kabupaten Mamuju Tengah, Rabu (25/02/2026).

​Operasi intensif ini berhasil menjaring 15 tersangka, yang terdiri dari 14 laki-laki dan 1 perempuan. Ironisnya, tiga di antaranya merupakan residivis yang kembali terjerumus dalam lingkaran hitam peredaran narkoba.

Barang Bukti dan Jeratan Hukum

​Dalam pengungkapan tersebut, petugas menyita sejumlah barang bukti krusial yang menguatkan keterlibatan para tersangka, antara lain:

  • Narkotika Jenis Sabu: Berat bruto 18,488 gram.
  • Uang Tunai: Sebesar Rp7.350.000 (diduga kuat sebagai hasil transaksi penjualan).

​Para tersangka dijerat dengan pasal-pasal berlapis pada UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang telah diselaraskan dengan UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman hukuman yang disesuaikan berdasarkan peran masing-masing (pengedar maupun pengguna).

Instruksi Tegas Kapolres: Tidak Ada Ruang Bagi Bandar

​Kapolres Mamuju Tengah, AKBP Hengky K. Abadi, S.H., S.I.K., menegaskan bahwa kepolisian akan terus meningkatkan eskalasi penindakan. Pihaknya berkomitmen untuk memutus rantai peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya demi menyelamatkan masa depan generasi muda di “Bumi Manakarra”.

​“Kami tidak akan memberi ruang bagi para pelaku peredaran narkoba di Mamuju Tengah. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam melindungi generasi bangsa dari bahaya laten narkotika,” tegas AKBP Hengky.

Ajakan Kolaborasi Masyarakat

​Kapolres juga menggarisbawahi bahwa efektivitas pemberantasan narkoba sangat bergantung pada sinergi antara aparat dan masyarakat. Ia meminta warga untuk tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka.

​“Perang terhadap narkoba memerlukan dukungan kolektif. Kami butuh peran aktif masyarakat untuk memberikan informasi. Mari kita jaga lingkungan kita tetap bersih dari narkoba,” tutupnya. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *