Mamuju, 8enam.com.-Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (KominfoSS) Provinsi Sulawesi Barat resmi memperkuat kemitraan dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Sulbar untuk menyukseskan gelaran besar Sensus Ekonomi 2026. Kolaborasi ini diawali dengan kunjungan koordinasi Kepala BPS Sulbar, Suri Handayani, kepada Kepala Dinas KominfoSS Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, Kamis (26/2/2026).
Pertemuan strategis ini bertujuan menyatukan visi dalam menghadapi tahapan lapangan Sensus Ekonomi yang dijadwalkan mulai Mei 2026, sekaligus memperkuat tata kelola data statistik sektoral di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.
Momentum Kepemimpinan Baru untuk Data Akurat
Kepala Dinas KominfoSS Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, menekankan bahwa kehadiran pimpinan baru di instansi terkait dan BPS harus menjadi pemantik semangat untuk menghasilkan data yang lebih berkualitas. Hal ini selaras dengan misi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan berbasis data (data-driven policy).
“Kami sama-sama baru di posisi ini, baik saya di KominfoSS maupun Ibu Suri di BPS. Ini adalah momentum emas untuk membangun semangat baru dalam memperkuat data statistik sektoral. Kami siap memberikan dukungan penuh, terutama dalam aspek sosialisasi dan publikasi agar Sensus Ekonomi 2026 menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” ujar Ridwan Djafar.
Strategi Komunikasi Massa
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menyepakati beberapa poin penguatan publikasi, antara lain:
- Optimalisasi kanal media sosial dan media massa daerah.
- Pemasangan alat peraga kampanye seperti baliho di titik strategis.
- Penguatan literasi statistik kepada pelaku usaha dan masyarakat umum.
Sensus Ekonomi: Milik Seluruh Masyarakat
Kepala BPS Sulbar, Suri Handayani, memberikan apresiasi tinggi atas respon cepat KominfoSS Sulbar. Ia menegaskan bahwa data yang dihasilkan dari sensus ini nantinya akan menjadi potret menyeluruh kondisi ekonomi Indonesia yang bermanfaat bagi pemerintah, akademisi, hingga pelaku usaha dalam mengambil keputusan strategis.
“Sensus Ekonomi 2026 bukan hanya milik BPS, tapi milik kita semua. Data ini sangat vital sebagai dasar perencanaan pembangunan yang tepat sasaran. Dukungan KominfoSS sangat berarti dalam memastikan pelaksanaan di lapangan berjalan lancar,” ungkap Suri.
Pertemuan ini turut dihadiri Sekretaris Dinas KominfoSS Riny Hadiwijaya, Kabag Umum BPS Chitra Dewi Said, serta jajaran pejabat fungsional ahli madya dari kedua instansi. (Rls)







