Example 300250
DaerahMajenePendidikan

Dukung Literasi Digital Sekolah, KominfoSS Sulbar Tinjau Akses Internet SMKN 7 Majene

×

Dukung Literasi Digital Sekolah, KominfoSS Sulbar Tinjau Akses Internet SMKN 7 Majene

Sebarkan artikel ini

Majene, 8enam.com.-Usai menyisir fasilitas kesehatan dan kelurahan, Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (KominfoSS) Sulawesi Barat melanjutkan pemantauan infrastruktur digital ke sektor pendidikan. Kepala Dinas KominfoSS Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, meninjau langsung perangkat bantuan internet program SULBAR Digital di SMKN 7 Majene, Rabu (25/2/2026).

​Langkah monitoring ini merupakan instruksi Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga untuk memastikan transformasi digital menyentuh fondasi pendidikan, guna mencetak generasi muda Sulbar yang kompetitif di era teknologi.

Fasilitas Utama Praktik dan Ujian Daring

​Ridwan Djafar menegaskan bahwa kebutuhan internet di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) jauh lebih tinggi dibandingkan sekolah umum, terutama untuk menunjang praktik berbasis teknologi, akses modul daring, hingga sinkronisasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

​“Internet berkecepatan stabil bukan lagi sekadar fasilitas tambahan, melainkan fondasi penting bagi SMK. Kami ingin memastikan perangkat SULBAR Digital ini benar-benar dimanfaatkan secara maksimal untuk mempercepat adaptasi siswa terhadap sistem pembelajaran digital,” ujar Ridwan.

Tantangan Kapasitas: Digunakan 500 Pengguna

​Staf SMKN 7 Majene, Rahmadi, menyambut baik monitoring tersebut dan melaporkan bahwa kehadiran bantuan internet ini sangat membantu kelancaran administrasi dan proses belajar-mengajar. Namun, seiring tingginya antusiasme siswa, ia berharap adanya peningkatan (upgrade) kapasitas di masa depan.

​”Internet ini sangat bermanfaat dan membantu memperlancar administrasi sekolah. Namun, karena digunakan oleh sekitar 500 pengguna (user), kami berharap ada dukungan untuk peningkatan kapasitas agar akses tetap cepat saat digunakan secara massal,” ungkap Rahmadi.

Komitmen Keberlanjutan Layanan

​Menanggapi hal tersebut, Ridwan Djafar kembali mengingatkan pentingnya komitmen sekolah untuk menjaga keberlanjutan layanan. Ia mendorong pihak sekolah untuk melanjutkan langganan secara mandiri setelah masa stimulan selesai agar ekosistem digital yang sudah terbangun tidak terputus.

​“Infrastruktur sudah kami siapkan, kini tinggal bagaimana sekolah merawat dan memastikan kesinambungannya. Jika pemanfaatannya terbukti vital, tentu keberlanjutan langganan menjadi investasi jangka panjang bagi kualitas lulusan kita,” pungkas Ridwan.

​Melalui program SULBAR Digital, Pemprov Sulbar optimis kesenjangan digital di dunia pendidikan dapat terpangkas, sehingga siswa di wilayah Majene memiliki akses pengetahuan yang setara dengan daerah lainnya. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *