Example 300250
DaerahMamuju

Tuntas 100 Persen, BPBD Sulbar Laporkan Realisasi Hibah Rehabilitasi & Rekonstruksi ke BNPB RI

×

Tuntas 100 Persen, BPBD Sulbar Laporkan Realisasi Hibah Rehabilitasi & Rekonstruksi ke BNPB RI

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Sejalan dengan instruksi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), untuk mempercepat pemulihan pascabencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulbar melaporkan capaian gemilang. Realisasi kegiatan hibah Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) Triwulan V Tahun Anggaran 2024-2025 tercatat telah rampung 100 persen, baik dari sisi fisik maupun keuangan.

​Laporan ini disampaikan langsung oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam rapat monitoring dan evaluasi bersama Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB RI secara virtual, Rabu (25/2/2026).

Tepat Waktu, Mutu, dan Sasaran

​Muhammad Yasir Fattah menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan hibah ini dilaksanakan dengan pengawasan ketat untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi perundang-undangan. Pencapaian 100 persen ini mencerminkan kerja keras tim di lapangan dalam mengejar target pemulihan infrastruktur dan sosial pascabencana di Sulawesi Barat.

​“Alhamdulillah, pelaksanaan kegiatan hibah rehabilitasi dan rekonstruksi Triwulan V di Sulawesi Barat telah selesai 100 persen. Ini merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab kami di bawah arahan Bapak Gubernur untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal, tepat mutu, dan tepat sasaran,” ujar Yasir Fattah dari Ruang Pusdalops BPBD Sulbar.

Sinergi Pusat-Daerah Perkuat Ketangguhan

​Dalam forum evaluasi tersebut, BPBD Sulbar juga menggarisbawahi pentingnya kualitas perencanaan dan pelaporan yang akuntabel. Keberhasilan serapan anggaran hibah ini diharapkan menjadi sinyal positif bagi BNPB RI untuk terus mendukung program-program pemulihan pascabencana di Sulawesi Barat pada masa mendatang.

​”Rampungnya kegiatan ini menjadi suntikan optimisme bahwa upaya pemulihan di Sulawesi Barat berjalan berkelanjutan. Sinergi dengan BNPB RI terus kami perkuat demi membangun daerah yang lebih tangguh menghadapi risiko bencana,” tambahnya.

​Dengan selesainya tahapan hibah ini, berbagai infrastruktur yang direkonstruksi kini telah siap memberikan manfaat nyata bagi mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat, sekaligus memperkuat fondasi ketahanan bencana di Bumi Manakarra. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *