Mateng, 8enam.com.-Efektivitas program SULBAR Digital di sektor pendidikan menunjukkan hasil yang menggembirakan. SMAN 2 Topoyo, sebagai salah satu penerima manfaat, menyatakan komitmennya untuk melanjutkan layanan internet tersebut secara mandiri karena dinilai jauh lebih stabil dan andal dalam mendukung aktivitas belajar mengajar.
Hal tersebut terungkap saat Kepala Dinas KominfoSS Sulbar, Ridwan Djafar, melakukan peninjauan pemanfaatan jaringan internet di Mamuju Tengah, Senin (23/2/2026).
Kualitas Melampaui Ekspektasi
Kasi Sarana dan Prasarana SMAN 2 Topoyo, Sutanto, memberikan testimoni positif mengenai performa jaringan yang mereka gunakan saat ini. Menurutnya, bantuan stimulan ini memberikan pengalaman akses yang jauh lebih baik dibandingkan layanan internet kabel yang pernah digunakan sekolah sebelumnya.
“Jaringannya bagus, bahkan lebih baik dari internet kabel sebelumnya. Kami merasakan langsung stabilitasnya, sehingga kami berencana meneruskan layanan SULBAR Digital ini setelah masa bantuan stimulan berakhir nanti,” ungkap Sutanto.
Kebutuhan internet di sekolah ini tergolong tinggi, mencakup:
- Pembelajaran Digital: Mendukung akses materi dan riset daring bagi siswa.
- Asesmen Nasional: Menjamin kelancaran ujian berbasis komputer tanpa kendala teknis.
- Kesejahteraan Tenaga Pendidik: Pemanfaatan jaringan di area perumahan guru dalam lingkungan sekolah.
KominfoSS Siap Fasilitasi Negosiasi Layanan
Masa stimulan program ini dijadwalkan berakhir pada Juni mendatang. Merespons hal tersebut, SMAN 2 Topoyo berharap ada negosiasi harga layanan dengan pihak penyedia agar tetap terjangkau oleh anggaran sekolah.
Kepala Dinas KominfoSS Sulbar, Ridwan Djafar, menyambut baik inisiatif sekolah untuk menjaga keberlanjutan layanan secara mandiri. Ia menegaskan bahwa pihaknya siap bertindak sebagai fasilitator komunikasi antara pihak sekolah dan penyedia jasa internet.
“Tujuan utama kami bukan sekadar memasang alat, tapi bagaimana pemanfaatannya berkelanjutan. Kami siap memfasilitasi komunikasi dengan penyedia agar skema pembayaran selanjutnya tetap memudahkan sekolah,” ujar Ridwan.
Fondasi Transformasi Digital Pendidikan
Program SULBAR Digital merupakan perwujudan visi Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga dalam mempercepat transformasi digital. Di SMAN 2 Topoyo, konektivitas kini telah menjadi fondasi utama dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang modern dan kompetitif di era digital. (Rls)







