Example 300250
Uncategorized

AI Bakal Dominasi Hidup Kita? Diskominfo Sulbar Pasang Kuda-kuda Lewat Senter KIM, Orang Tua Diminta Waspada!

×

AI Bakal Dominasi Hidup Kita? Diskominfo Sulbar Pasang Kuda-kuda Lewat Senter KIM, Orang Tua Diminta Waspada!

Sebarkan artikel ini

Mateng, 8enam.com.-Perkembangan pesat teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) bak pisau bermata dua: memberi segudang kemudahan, tetapi menyimpan ancaman kejahatan siber yang kian canggih. Menyikapi realitas digital yang makin liar, Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (DiskominfoSS) Pemprov Sulbar mengambil langkah preventif.

​Berkolaborasi dengan Diskominfo Mamuju Tengah, Relawan TIK, dan Pandu Digital, Pemprov Sulbar resmi menggelar Sekolah Internet Komunitas Informasi Masyarakat (Senter KIM) di Mamuju Tengah, Kamis (20/8/2026).

​Mengusung tema “KIM Cerdas Digital, Sulbar Aman dan Produktif”, forum edukasi ini menghadirkan tiga pemateri kunci: Kadis KominfoSS Sulbar Muhammad Ridwan Djafar, Wakil Ketua DPRD Sulbar St. Suraidah Suhardi, serta Pandu Digital Kemenkominfo RI Shalahuddin.

​”AI Akan Mendominasi Kehidupan, Jangan Sampai Jadi Bumerang!”

​Dalam paparannya, Ridwan Djafar memperingatkan bahwa AI bukan lagi fiksi ilmiah masa depan, melainkan teknologi yang kini mulai mengendalikan aktivitas harian masyarakat. Jika masyarakat tidak dibekali literasi yang kuat, ruang digital akan dikuasai oleh penipuan online hingga rekayasa konten berbahaya.

​”AI ikut menyumbang dampak positif kalau digunakan dengan benar. Namun, kalau sudah disalahgunakan, ini ancaman serius mulai dari penipuan digital hingga kejahatan siber lainnya. Ke depan, AI berpotensi mendominasi kehidupan kita jika tidak kita imbangi dengan kecerdasan digital,” tegas Ridwan.

​Tiga Benteng Utama Tangkal Bahaya Digital

​Keterbatasan daya jangkau pemerintah membuat kehadiran Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) menjadi tameng pertahanan paling ujung di akar rumput. Ridwan membeberkan tiga pilar pertahanan digital yang wajib diperkuat:

KIM Sebagai Filter Informasi: Menjadi garda terdepan masyarakat dalam menyaring hoaks, judi online, dan konten radikalisme.

Peran Kunci Orang Tua di Rumah: Melakukan pendampingan aktif—bukan sekadar pengawasan pasif—terhadap gawai anak, terutama dari paparan game kekerasan dan ekstremisme.

Pembatasan Gawai di Sekolah: Menindaklanjuti Surat Edaran Disdikbud Sulbar atas arahan Gubernur Suhardi Duka terkait pembatasan gadget di tingkat SMA, yang kini didorong untuk diterapkan di jenjang SD dan SMP oleh Pemkab.

​”Diperlukan peran nyata orang tua. Kita tidak bisa membiarkan anak bebas mengakses internet tanpa kendali. Dampingi mereka, jangan hanya diawasi dari jauh,” tegasnya.

​Ketemu Konten Berbahaya? Langsung Lapor ke Aduankonten.id

​Menutup pemaparannya, Ridwan juga meluruskan alur penanganan konten negatif di daerah. Masyarakat diajak untuk tidak pasif saat mendapati konten judi online, pornografi, ujaran kebencian, maupun hoaks.

​Warga diimbau untuk proaktif melaporkan temuan tersebut secara mandiri melalui kanal resmi nasional di laman aduankonten.id, sembari terus membanjiri ruang digital dengan konten-konten lokal yang positif, produktif, dan membangun.

Editor : Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *