Selasa , Desember 7 2021
Home / Daerah / Semangat “Macoa” KPU Mamuju Lounching Tahapan Pilkada Mamuju 2020

Semangat “Macoa” KPU Mamuju Lounching Tahapan Pilkada Mamuju 2020

Mamuju, 8enam com.-Mengankat tema “Semangat Macoa Untuk Pilkada Mamuju Mandiri, Adil, Cerdas, Demokratis, dan Aman” KPU Kabupaten Mamuju resmi lounching tahapan Pilkada Mamuju 2020, Rabu (28/1/2020) malam.

Hadir dalam kegiatan tersebut ketua KPU Mamuju Hamdan Dangkang, Ketua Bawaslu Mamuju, Rusdin, Wakil Bupati Mamuju, Irwan SP Pababari, Kapolresta Mamuju, Ketua KPU Sulbar, Ketua Bawaslu Sulbar, Ketua KPID Sulbar, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sulbar dan ratusan para tamu undangan yang sempat hadir.

Launching tahapan Pilkada serentak 2020 tersebut dipusatkan di Nal Cafe kompleks Rumah Adat Mamuju dan dibuka langsung oleh ketua KPU Mamuju Hamdan Dangkang.

Ketua KPU Mamuju Hamdan Dangkang menyampaikan, ada tiga kegiatan yang akan disajikan, pertama launching maskot, Jingle dan juga tahapan. Maskot Pilkada 2020 diselenggarakan secara terbuka terbukti dengan datangnya perserta Jingle dari luar daerah.

“Kegiatan launching sendiri ini mengangkat semangat Macoa menuju Pilkada mandiri, cerdas, demokratis, dan aman. Macoa diangkat dari bahasa Daerah Mamuju yang berarti baik. Kita ingin pelaksanaan Pilkada di Mamuju berjalan dengan baik,” kata Hamdan

Menurut Hamdan, hal tersebut tentunya harus bersikap mandiri di dalam melaksanakan Pilkada. Penyelenggara tidak boleh diintervensi oleh siapapun, termasuk Pemerintah Daerah, itu filosofi mandiri.

“Adil, kita ingin dalam pelaksanaan Pilkada semua peserta, maupun secara bersama-sama, tidak ada yang istimewa. Cerdas, kita ingin nantinya masyarakat betul-betul menggunakan hak pilihnya penuh dengan kesadaran. Menggunakan hak politiknya bukan karena sesuatu atau karena pemberian, sehingga datang ke TPS tanggal 23 September 2020 betul-betul menggunakan hak pilihnya secara cerdas,” ujarnya.

“Demokratis, kita ingin pelaksanaan Pilkada berjalan dengan demokratis tanpa ada intimidasi, tanpa ada iming-iming khususnya kepada pemilih nantinya. Dan aman sendiri, tentunya keinginan kita semua, untuk bagaimana Pilkada berjalan aman tertib dan sejuk,” sambungnya.

Hamdan menyampaikan, puncak dari pelaksanaan Pemilu, suksesnya ditentukan dari pada penyelenggaranya.

“Kalau saya dibalik pelaksanaan Pilkada 2020 sangat tergantung pada peserta Pemilu nantinya. Peserta tidak menggunakan segala hal untuk mendapatkan kemenangan. Tidak mengintimidasi, dan tidak mengancam penyelenggara di tingkat TPS, PPS, PPK,” tutupnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *