Example 300250
DaerahMamuju

Sasar Pasar Hingga Pusat Gizi di Mateng dan Majene, Dinas Pangan Sulbar Uji Sampel Buah dan Sayur, Ada Apa?

×

Sasar Pasar Hingga Pusat Gizi di Mateng dan Majene, Dinas Pangan Sulbar Uji Sampel Buah dan Sayur, Ada Apa?

Sebarkan artikel ini

Mateng 8enam.com.-Keamanan pangan yang beredar di tengah masyarakat Sulawesi Barat kini tengah diperketat. Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat baru saja menerjunkan tim khusus untuk melakukan pengawasan mendadak, investigasi, hingga uji sampel Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) di dua kabupaten, yakni Mamuju Tengah dan Majene.

​Aksi senyap yang berlangsung maraton sejak 9 hingga 15 Juni 2026 ini menyasar berbagai lini krusial: mulai dari pasar tradisional, pasar modern, hingga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

​Langkah ini diambil bukan tanpa alasan, melainkan demi memastikan isi piring dan pasokan gizi masyarakat bebas dari zat berbahaya.

Uji Laboratorium: Antisipasi Residu Berbahaya pada Komoditas

​Fokus utama dari operasi lapangan ini adalah komoditas hortikultura yang dikonsumsi langsung oleh masyarakat, seperti sayur-sayuran dan buah-buahan.

​Kepala Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Dinas Pangan Sulbar, Nugroho Hamid, menjelaskan bahwa timnya mengambil sampel secara langsung dari lapak pedagang dan dapur pelayanan gizi untuk kemudian diuji kandungannya.

​“Sampel yang diambil akan diuji untuk mendeteksi kemungkinan adanya residu atau kandungan yang tidak memenuhi ketentuan keamanan pangan. Ini krusial agar masyarakat benar-benar memperoleh produk yang aman untuk dikonsumsi,” jelas Nugroho Hamid.

Bagian dari Program “Panca Daya” Gubernur Sulbar

​Langkah taktis yang dilakukan oleh Dinas Pangan ini tegak lurus dengan visi besar daerah. Kegiatan pengawasan ini merupakan salah satu implementasi dari program Panca Daya besutan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka.

​Fokus utamanya adalah penguatan sumber daya manusia (SDM) dan peningkatan kualitas pelayanan publik melalui penyediaan pangan yang aman, sehat, dan berkualitas tinggi guna mendongkrak kesejahteraan masyarakat.

Komitmen Lindungi Kesehatan Konsumen secara Berkelanjutan

​Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Daerah Sulbar, Suyuti Marzuki, menegaskan bahwa pengawasan mutu pangan ini tidak akan berhenti sampai di sini saja. Menurutnya, jaminan keamanan pangan adalah hak mutlak masyarakat yang wajib dipenuhi oleh pemerintah.

  • Jaminan Mutu: Memastikan bahan pangan penunjang program gizi aman dari hulu ke hilir.
  • Perlindungan Konsumen: Memberikan rasa aman bagi emak-emak dan masyarakat saat berbelanja di pasar modern maupun tradisional.
  • Edukasi Pasar: Meningkatkan kesadaran para pelaku usaha dan distributor agar menjaga kebersihan dan kualitas barang dagangannya.

​”Pengawasan keamanan pangan harus dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat memperoleh jaminan bahwa pangan yang dikonsumsi aman dan memenuhi standar mutu. Ini bentuk komitmen kami dalam melindungi kesehatan masyarakat,” tegas Suyuti.

​Melalui pengujian ketat ini, Dinas Pangan Sulbar berharap mata rantai distribusi pangan di Sulbar semakin bersih, sehat, dan tepercaya dari waktu ke waktu. (Rls)

Editor : Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *