Mamuju, 8enam.com.-RSUD Provinsi Sulawesi Barat terus mematangkan posisinya sebagai pionir inovasi layanan kesehatan di Bumi Manakarra. Dalam Rapat Koordinasi Inovasi Urusan Wajib Pelayanan Dasar yang digelar Bapperida Sulbar, Senin (13/04/2026), RSUD Sulbar memperkenalkan pembaruan pada inovasi unggulannya yang kini berbasis digital guna menekan risiko kesehatan ibu dan anak.
Langkah ini merupakan respon terhadap arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), yang menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk melahirkan terobosan pelayanan publik yang berdampak langsung pada masyarakat.
Evolusi Inovasi MALABBI ke Era Digital
Tahun 2026 menjadi momentum RSUD Sulbar untuk melakukan transformasi pada program MALABBI (Manajemen Layanan Ibu dan Bayi). Inovasi ini kini berevolusi menjadi “SMART MALABBI CONTROL”, sebuah sistem pengendalian kepatuhan layanan berbasis digital.
Sistem ini dirancang dengan kemampuan:
- Deteksi Dini: Mengidentifikasi risiko kesehatan pada ibu dan bayi secara cepat melalui sistem terintegrasi.
- Intervensi Aktif: Memungkinkan tim medis melakukan tindakan penyelamatan secara terukur dan tepat waktu.
- Pengendalian Kepatuhan: Memastikan seluruh standar layanan kesehatan ibu dan bayi dijalankan secara disiplin oleh tenaga medis.
Target Indeks Inovasi Nasional
Kehadiran inovasi ini juga dipersiapkan untuk memperkuat posisi Provinsi Sulawesi Barat dalam penilaian Indeks Government Award (IGA) oleh Kementerian Dalam Negeri. RSUD Sulbar melalui Kasubid Pengembangan Data dan Informasi (PDI), Haisa Husain, mengikuti serangkaian tahapan mulai dari coaching clinic hingga penginputan data pada aplikasi IGA Kemendagri.
Direktur RSUD Provinsi Sulawesi Barat, dr. Musadri Amir Abdullah, menegaskan bahwa inovasi bukan sekadar mengejar penghargaan, melainkan tentang kualitas hidup pasien.
”Kami terus mendorong pengembangan inovasi yang berdampak langsung. Melalui SMART MALABBI CONTROL, pelayanan kesehatan bagi ibu dan bayi di RSUD Sulbar menjadi lebih responsif, terukur, dan mampu menekan risiko sejak dini,” jelas dr. Musadri.
Sinergi untuk Pelayanan Dasar
Rapat koordinasi di Aula RPJMD Bapperida ini menegaskan bahwa sektor kesehatan adalah indikator vital dalam urusan wajib pelayanan dasar. RSUD Sulbar berkomitmen agar setiap inovasi yang lahir tidak hanya berhenti di level aplikasi, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para ibu dan bayi di Sulawesi Barat.
Dengan sistem pengendalian digital ini, RSUD Sulbar optimis dapat menghadirkan layanan kesehatan yang lebih manusiawi, profesional, dan akuntabel bagi generasi masa depan Sulawesi Barat.
Editor: Ammar







